Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAJO BARAT Fitriana Ibrahim; Bakti Rahayu; Ajeng Anggreny Ibrahim; Devianti Tandiallo
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2023): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v15i1.289

Abstract

Background: Stunting is a nutritional problem experienced by toddlers with a height characteristic that is less than the height index of toddlers 2-5 years. Stunting can have an impact on children's health and intelligence. Objective: To see the factors related to stunting in toddlers aged 24-59 months in the Bajo Barat region. Methods: Using an analytical survey with a cross sectional study approach. The population is 83 with a sample of 45. Probability sampling is used as a sampling technique and Slovin's formula is used to determine sample size.. Collecting data by distributing questionnaires. The data was processed using SPSS version 25 and analyzed by univariate and bivariate with chi-square statistical test and presented in the form of frequency distribution table and analysis. Results: Bivariate analysis found the relationship between exclusive breastfeeding and stunting cases (ρ-Value = 0.003), education level with the incidence of Stunting ( -Value = 0.003 ) and Family Income with the incidence of Stunting ( -Value = 0.000). Conclusion: There is a relationship between exclusive breastfeeding, education level and family income with the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the Puskesmas Bajo Barat work area
FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS LOMPOE KECAMATAN BACUKIKI KOTA PARE-PARE Fitriani Abdal; Arlia; Miftahul Jannah; Devianti Tandiallo
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i1.403

Abstract

Latar belakang: Terdapat beberapa faktor risiko yang mempengaruhi kejadian hipertensi. Faktor risiko ini diklasifikasi menjadi faktor risiko yang tidak dapat diubah dan faktor risiko yang dapat diubah. Faktor risiko yang tidak dapat diubah adalah riwayat keluarga denga hipertensi, umur jenis kelamin, dan etis. Faktor risiko yang dapat diubah adalah stress, obesitas, kebiasaan merokok, kebiasaan minum alkohol, aktivitas fisik, kebiasaan konsumsi lemak dan garam berlebihan. Tujuan: penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko kejadian hipertensi. Metode: jenis penelitian observational analitik dengan rancangan penelitian yang menggunkan pendekatan kasus kontrol yaitu rancangan studi epidemiologi yang mempelajari hubungan antara paparan (faktor penelitian) dan penyakit dengan cara membandingkan kelompok kasus dan kelompok kontrol. Analisis data yang di gunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat (uji regresi logistik). Hasil: menunjukkan bahwa aktivitas fisik nilai OR 3.788 (95%IC: 1.552-9.242) adalah faktor risiko kejadian hipertensi , riwayat merokok nilai OR 1.116 (95%IC: 0.445-2.799) adalah faktor risiko kejadian hipertensi, obesitas OR 3.893 (95%IC: 1.135-7.373) adalah faktor risiko kejadian hipertensi, konsumsi garam OR 2.494 (95%IC: 1.062-5.857) adalah faktor risiko kejadian hipertensi, konsumsi lemak OR 3.373 (95%IC: 1.403-8.110) adalah faktor risiko kejadian hipertensi, shalat OR 1.173 (95%IC: 0.387-3.553) adalah faktor risiko kejadian hipertensi, riwayat diabetes mellitus OR 3.921 (95%IC: 1.448-10.613) adalah faktor risiko kejadian hipertensi. Kesimpulan: Dengan melihat faktor risiko yang mempengaruhi kejadian hipertensi di puskesmas lompoe kecamatan bacukiki kota parepare maka di harapkan menjadi bahan tambahan informasi dalam pengambilan dan pembuatan kebijakan terkait upaya pengendalian dan penanggulangan penyakit tidak menular (hipertensi).
PENGARUH KONFLIK PERAN GANDA (WORK FAMILY CONFLICT) DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT WANITA DI RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL KOTA MAKASSAR Arlia; Devianti Tandiallo; Miftahul Jannah; Mulidia Puspitasari
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i1.404

Abstract

Latar belakang: Work Family Conflict merupakan salah satu konflik yang sering terjadi dikalangan perawat terutama perawat yang sudah menikah. Seorang perawat harus membagi waktu untuk urusan pekerjaan dan rumah tangga. Jika work family conflict tidak bisa dihindari, maka dapat menyebabkan perawat stress dan kinerja mereka menurun. Kinerja yang maksimal sangat dibutuhkan dalam pekerjaan sebagai seorang perawat. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh pengaruh konflik peran ganda (work family conflict) dan beban kerja terhadap kinerja perawat wanitadi Rumah Sakit Islam Faisal Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis observasional analitik dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 47 responden dengan teknik total sampling dengan kriteria wanita perawat yang sudah menikah dan memiliki anak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan menggunakan path analysis sebagai teknik analisis data. Hasil: penelitian dengan uji analisis path menunjukkan konflik peran berpengaruh langsung terhadap stres. Beban kerja tidak berpengaruh langsung terhadap stres kerja. Konflik peran berpengaruh secara langsung dan tidak langsung terhadap kinerja perawat. Beban kerja tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja perawat, tapi berpengaruh tidak langsung ketika melalui stres kerja sebagai variabel intervening. Kesimpulan: bahwa konflik peran dan beban kerja berpengaruh terhadap kinerja perawat setelah melalui variabel stress kerja. Oleh karena itu, diharapkan perawat bisa mengelola konflik peran keluarga dan stress kerja agar dapat menghasilkan kinerja yang maksimal.