Arham Junaidi Firman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Materi Pendidikan Agama Islam Dalam Kerangka Teori Sosial (Theories: Grand, Middle and Grounded) Arham Junaidi Firman
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 21, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.7029

Abstract

Kajian ini dilakukan karena praktik pendidikan agama Islam tidak cukup dilakukan dengan cara diakronis saja. Perlu ada pendekatan metodologis yang baru, yaitu dengan pendekatan multidisipliner, yaitu penggabungan beberapa disiplin untuk bersama-sama mengatasi masalah-masalah tertentu, seperti pemecahan masalah dalam pendidikan agama Islam dengan menggunakan teori-teori sosial. Memperbincangkan pendidikan agama Islam dalam kerangka teori sosial bisa diibaratkan dengan pohon yang baik, yaitu memiliki akar kuat, batang yang kokoh, daun rimbun dan buah yang manis karena mendapatkan perawatan terbaik. Pendidikan agama Islam dalam kerangka teori sosial mencakup tiga ranah, yaitu grand theory, middle theory dan grounded theory. Membicarakan pendidikan agama Islam dalam ranah grand theory, maka yang menjadi kajiannya adalah Akidah, Akhlak, Al-Quran-Hadis, Fiqh dan Tarikh. Sedangkan, membicarakan pendidikan agama Islam dalam ranah middle theory, maka kajian yang dikembangkan mencakup lima grand theory tersebut, seperti grand theory Akhlak dengan middle theory, yaitu hablum minallah, hablum minannas dan hablum ma’al ghairi. Sementara itu, jika membicarakan pendidikan agama Islam dalam ranah grounded theory, maka kajian yang dikembangkan didasarkan kepada grand dan middle tehory, yaitu akhlak mahmudah dan madzmumah.
Strengthening Character Education Based on Golden Habits at SMP Muhammadiyah 1 Depok Yogyakarta Arham Junaidi Firman; Nur Hidayat
Cendekia: Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.932 KB) | DOI: 10.21154/cendekia.v18i2.1886

Abstract

This research is motivated by a deterioration in character values characterized by frequent psychological or moral violence. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. This research was conducted in SMP Muhammadiyah 1 Depok Yogyakarta. The data gathered from the principal, assistant principal of curriculum, assistant principals of students' affairs, and five teachers of Ismuba. The results of this study showed: firstly, the planning of the strengthening golden habits character education was done through socialization to education practitioners, elaboration into the vision, mission, and goals of the school, designing and formulating activities of the strengthening character education through habituation. Secondly, the strengthening of golden habits character education was carried out through tahfidz, mufrodat, and mahfudzat in Arabic, English, and Javanese; the worship practice was decided by the tarjih assembly. Thirdly, evaluation of character strengthening based on golden habits was carried out with an evaluation pattern through three-scale scoring techniques, spontaneously, analysis of program implementation through work meetings, monitoring changes in student behavior, and reports on student character behavior and scoring.Penelitian ini dilatarbelakangi karena terjadinya kemerosotan pada nilai-nilai karakter yang ditandai dengan seringnya dijumpai tindak kekerasan psikis ataupun moral. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMP Muhammadiyah 1 Depok Yogyakarta. Subyek untuk perolehan sumber data, yaitu kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan dan 5 guru Ismuba. Hasil penelitian ini menunjukkan, yaitu: pertama, perencanaan penguatan pendidikan karakter berbasis golden habits dilakukan dengan pola sosialisasi kepada praktisi pendidikan, penjabaran ke dalam visi, misi dan tujuan sekolah, mendesain dan merumuskan kegiatan penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan. Kedua, pelaksanaan penguatan pendidikan karakter berbasis golden habits dilakukan dengan pola kegiatan hafalan ayat-ayat Al-Qur’an pilihan di luar juz 30, hafalan pilihan dan wajib juz 30, mufrodat dan mahfudzat bahasa Arab, Inggris dan Jawa, amalan ibadah harian yang diputuskan oleh majelis tarjih. Ketiga, evaluasi penguatan pendidikan karakter berbasis golden habits dilakukan dengan pola lembar evaluasi melalui teknik penskoran skala tiga, secara spontan, analisa pelaksanaan program melalui rapat kerja, pengamatan perubahan tingkah laku peserta didik, laporan pengamatan perilaku karakter peserta didik dan penskoran.