Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PENGEMBANGAN SDM INDUSTRI PERBANKAN SYARIAH PADA ISLAMIC BANKING SCHOOL YOGYAKARTA Syaparudin Syaparudin
INFERENSI: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : State Institute of Islamic Studies (IAIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/infsl3.v8i2.351-372

Abstract

This research aims to find out and to explore, describe, explain and map humanresources required by Islamic Banking Industry in Indonesia and the developmentof human resources in IBS Yogyakarta. This study is a field research using aqualitative approach. The design use qualitative descriptive design which issupported with interview, observation, documentation and library studies incollecting the datas. The datas which were collected, are analysed with descriptiveand content analysis. The result shows that human resources required by IslamicBanking Industry in Indonesia, are more than bankers. They have to own multidimension, competence with integrated sciences. To fulfill this, the developmentof human resources in IBS Yogyakarta is desiged with four main competences,so that they get ahead in entering the Islamic banking industry. The competenciesare: core competencies, behavior, functional and managerial competence.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN FRANCHISE Henry D Sitompul; Syaparudin Syaparudin; Ferri Aries Suranta
JURNAL MERCATORIA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL MERCATORIA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/mercatoria.v3i2.603

Abstract

 Sistem yang sedang popular dan cenderung diminati oleh wirausahawan adalah cara berbisnis menngunakan sistem franchise atau yang lebih dikenal dengan pemberian waralaba. Sistem franchise sebagai model pengembangan kemitraan bisnis telah membuktikan keberadaannya dalam perekonomian nasional karena menawarkan segudang peluang yang sangat besar kepada calon wirausahawan untuk memiliki dan mengembangkan usahanya dengan rasio keberhasilan yang tinggi. Kepastian hukum di dalam menerapkan sistem franchise di Indonesia adalah sebagai salah satu cara untuk memajukan bisnis wirausahawan merupakan hal yang mutlak, oleh karena itu segala hal mengenai konsep, format, proses dan produk franchise tidak boleh luput atau terlepas dari aturan-aturan serta hukum yang berlaku di Indonesia. Sebelum dikeluarkannya PP Nomor 16 Tahun 1997. Selanjutnya untuk melaksanakan pendaftaran pada tanggal 30 Juli 1997 Menteri Perindustrian dan perdagangan telah mengeluarkan Kepmenperindag Nomor 259/MPP/Kep/7/1997 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pendaftaran Waralaba.