Ali Ismail
Universitas Kanjuruhan Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN LEKSIKAL, SINTAKSIS, DAN SEMANTIK DALAM TERJEMAHAN KITAB AQIDATUL AWAM KARYA SYEKH AHMAD MARZUKI Ali Ismail
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 7 No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.844 KB) | DOI: 10.21067/jip.v7i1.1561

Abstract

Kitab Aqidatul Awam adalah kitab yang berbentuk nazam atau bait-bait yang berisi tentang akidah Islam ahlussunnah wal jamaah. Objek penelitian ini adalah terjemahan kitab tersebut, sedangkan masalah dalam penelitian  ini adalah bagaimana deskripsi kajian leksikal, sintaksis dan semantiknya. Adapun  tujuannya adalah mendeskripsikan kajian ketiga aspek tersebut. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi teks. Hasil yang diperoleh adalah deskripsi  beberapa temuan yaitu : (1) aspek leksikal sebanyak 299 temuan, sintaksis sebanyak 55 temuan, dan semantik sebanyak 72 temuan. Dari seluruh temuan, disimpulkan bahwa temuan terbanyak adalah penggunaan kata dasar untuk aspek leksikal, penggunaan kalimat deklaratif untuk aspek sintaksis, dan penggunaan makna leksikal untuk aspek semantik. Penelitian ini diharapkan bermanfaat secara teoritis yaitu  mampu menambah khasanah ilmu dalam bidang linguistik dan untuk mempermudah pemahaman terhadap kitab Aqidatul Awam. manfaat parktisnya untuk menambah dan memperluas kajian linguistik bagi para peminat kajian linguistik.
MODEL PERANCANGAN PEMBELAJARAN RESEPSI SASTRA TERHADAP NOVEL API TAUHID KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DENGAN PENDEKATAN PARTICIPATORY LEARNING Ali Ismail; Darmanto Darmanto
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 7 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.506 KB) | DOI: 10.21067/jip.v7i2.2048

Abstract

Manfaat buku ajar atau modul sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan mahasiswa dalam belajar tidak perlu diragukan lagi. Laporan World Bank (1989) mengenai adanya korelasi yang positif antara kepemilikan buku dan fasilitas lainnya dengan prestasi belajar mahasiswa patut digarisbawahi. Selama ini pada umumnya model pembelajaran yang dikembangkan di lembaga pendidikan cenderung dilakukan secara individu, pengelolaan pembelajaran menjadi tanggung jawab pengajar yang bersangkutan secara individual, baik dalam merencanakan, melaksanakan, maupun menilai pembelajaran resepsi sastra.Terkait dengan upaya peningkatan kualitas pembelajaran, dewasa ini mulai banyak dibicarakan alternatif pemecahannya. Salah satu topik yang menarik untuk dibahas adalah mengenai participatory learning yang muncul sebagai bentuk alternatif pemecahan guna mengatasi kurang efektifnya pembelajaran resepsi sastra. Dengan paradigma kualitatif, pembelajaran resepsi sastra menggunakan Penelitian Tindakan Pembelajaran Partisipatoris (Participatory Learning) untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas perkuliahan dengan melibatkan mahasiswa sebagai mitra partisipatif. Penelitian Tindakan Partisipatoris mengandalkan aspek-aspek interpretatif dari kalangan pendidik (dalam hal ini, peneliti sebagai dosen) yang bertujuan untuk memberikan penilaian tentang cara dan teknik meningkatkan kemampuan mengajar dosen serta memecahkan masalah pembelajaran yang dialami oleh mahasiswa secara kolaboratif dan andragogis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) yaitu suatu kegiatan merancang (design) yang tidak rutin, sehingga di dalamnya terdapat kontribusi baru, baik dalam bentuk, proses maupun produk (Sugiyono, 2008).Data penelitian pengembangan dianalisis secara deskriptif. Analisis deskriptif dilakukan terhadap data yang diperoleh selam proses uji formatif dalam hal ini pada prtoses pengembangan buku ajar resepsi sastra. Berdasarkan paparan data, diperoleh gambaran bahwa materi Matakuliah Prosa Fiksi Indonesia Subpokok Materi Resepsi Sastra yang telah disajikan di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ditekankan pada pengantar teori resepsi, hakikat resepsi sastra, dan model-model resepsi sastra. diasumsikan telah diperoleh mahasiswa di jenjang pendidikan sebelumnya. untuk mempermudah pemahaman mahasiswa terhadap materi Matakuliah Prosa Fiksi Indonesia diberikan contoh-contoh dan latihan. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu disusun materi pembelajaran Matakuliah Prosa Fiksi Indoneia Subpokok Resepsi Sastra yang diorientasikan pada pengembangan keterampilan bersastra mahasiswa. Upaya ini diperlukan karena materi pembelajaran berfungsi sebagai alat pembelajaran yang strategis bagi dosen dan mahasiswa