Johanes Witoro
STT Biblika Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Orang Tua Terhadap Tingkat Penggunaan Media Online Remaja di Jakarta Johanes Witoro
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.8 KB) | DOI: 10.21067/jip.v9i2.3940

Abstract

Tidak bisa dipungkiri, pengaruh positif dan juga negatif dari media online bisa mempengaruhi emosi, intelektual, dan psikologi anak-anak remaja masa kini. Disinilah dibutuhkan peranan orang tua, terutama dalam membentengi dan mengatasi pengaruh-pengaruh negatif dari media online yang ada saat ini. Penelitian ini dimaksudkan untuk mencari hubungan antara peran orang tua terhadap anak remaja mereka yang menggunakan media online dalam kehidupan sehari-hari mereka. Peran orang tua yang siginifikan diharapkan mampu mengtasi pengaruh negatif anak-anak remaja saat ini.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang melibatkan siswa-siswi di sekolah menengah atas sebagai responden utama. Pengambilan data melaui kuisoner yang diberikan kepada siswa-siswi di sekolah menengah atas.Dapat disimpulkan bahwa peranan orang tua memiliki pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media online oleh siswa-siswi di sekolah menengah atas. Maka dari itu, diperlukan kerjasama dari orang tua di rumah dan guru di sekolah, dan juga pelibatan anak remaja dalam menghadapi pengaruh negatif media online saat ini.
Challenges of the church in facing religious pluralism and its impact on church growth in Indonesia Johanes Witoro
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 8, No 2 (2022): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020221529

Abstract

This paper aims to examine the church's challenges in dealing with religious pluralism in Indonesia and its impact on church growth. This article takes a qualitative method with an emphasis on historical-grammatical interpretation. The following data collection approaches were employed in this study: To begin, interpret the biblical text grammatically-historically. Following that, perform a comparative analysis of the primary contemporary views of the unknown God (Acts 17:23). Finally, conduct a critical study in order to develop a historical reconstruction that takes into account ancient writing techniques. The purpose of this article is to classify, explore, and extract texts from the historical city of Athens, as well as to produce texts using hermeneutic principles. This research will examine various interpretations of each source in order to develop conclusions about the research conducted and its theological implications.  Acts 17:23-25 is the focus of this study. The findings of this study reveal that while the Bible preaches religious tolerance, this study demonstrates that the Church must naturally expand in accordance with God's purposes and the Word, which compels the Church to accommodate religious tolerance. The conclusion is that the church must continue to exist in order to fulfill the Lord Jesus' commandment to bring the gospel to all people (Matt. Acts 1:8), as Paul did in Athens.
Filosofi I korintus 9:16 “celakalah aku, jika aku tidak memberitan injil” relevensi dalam pertumbuhan gereja masa kini Johanes Witoro
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 9, No 1 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020221807

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan tugas utama orang percaya yang masih diabaikan dalam kehidupan setiap hari, sehingga orang percaya menyadari tugas mereka.  Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat adanya tugas orang Kristen yang belum terklaksana dalam kehidupannya masing-masing, dan adanya kecenderungan pengabaian tugas tersebut. Sehingga perlunya di adakan penelitian tentang “Kajian Teologis I Korintus 9:16 “Celakalah Aku, Jika Aku Tidak Memberitan Injil” Relevansinya dalam Pertumbuhan Gereja Masa. Kini, penelitian ini dengan mengunakan motodologi kualitatif, dengan mengadakan kajian  Biblika untuk mendapatkan makna yang sebenarnya dari teks tersebut, Dari penelitian ini ditemukan bahwa, makna dari kata :”Celakalah kamu jika tidak memberitakan Injil” adalah perintah mutlak yang harus dikerjakan setiap saat, orang Kristen tidak boleh mengabaikan dengan alasan apapun atau melemparkan tugas kepada orang lain.