Dian Herdiana
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Cimahi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGAWASAN KOLABORATIF DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKAN BANTUAN SOSIAL TERDAMPAK COVID-19 Dian Herdiana
T JDP (JURNAL DINAMIKA PEMERINTAHAN) Vol 3 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.499 KB) | DOI: 10.36341/jdp.v3i2.1323

Abstract

The social assistance policy in the framework of protecting the community affected by COVID-19 empirically experienced a problem, namely the incompatibility in the Target Households (RTS) data, the implication is that many residents should be entitled to receive social assistance but not receive social assistance, otherwise residents categorized as rich actually get the social assistance. Based on these problems, collaborative supervision is needed by various actors to ensure that the policy runs as originally intended. This article uses a qualitative approach with descriptive analysis methods, collecting data using secondary data from a variety of relevant sources such as books, journals, laws and regulations, web pages and other sources. The results of the study revealed that there were no collaborative supervision efforts carried out on the implementation of social assistance policy, the supervision process was carried out using closed internal supervision in which other actors including the community did not have access to carry out the supervision, based on the above, efforts are needed to reconstruct the supervision model of the implementation of social assistance policy that enable collaboration between stakeholders to produce an integrated and synergistic supervision system.
IMPLIKASI TATANAN NORMAL BARU TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL KEMASYARAKATAN Dian Herdiana; Supriatna Nurul
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v4i2.2462

Abstract

Tatanan normal baru merupakan kebijakan pemerintah dalam upaya keberlanjutan kegiatan masyarakat yang aman dari penyebaran COVID-19, masyarakat diharuskan mematuhi protokol kesehatan dalam menyelenggarakan kehidupan sosial kemasyarakatan. Implikasinya yaitu tuntutan bagi masyarakat untuk mengubah pola interaksi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan yang selama ini ada. Didasarkan kepada pemahaman tersebut, artikel ini ditujukan untuk menggambarkan tatanan normal baru dalam kehidupan sosial kemasyarakatan serta tantangan apa yang muncul dalam penerapan tatanan normal baru tersebut. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui pengumpulan data sekunder yang terdiri dari buku, artikel jurnal, peraturan perundangan dan laman web. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan dalam tatanan normal baru terkait kepada interaksi individu dengan lingkungannya yang terdiri dari lingkungan keluarga, lingkungan kerabat, lingkungan tempat kerja, lingkungan tempat pemenuhan kebutuhan pokok dan lingkungan tempat hiburan. Dalam konteks lingkungan keluarga setiap anggota keluarga harus mempraktekan tatanan normal baru dengan menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih di dalam rumah, dalam konteks interaksi sosial diorientasikan kepada interaksi yang menjaga jarak dan menggunakan masker mulut. Tantangan yang muncul menyangkut kepada 3 (tiga) hal yaitu isi kebijakan, para pelaksana dan kelompok sasaran.