Latar belakang :Diabetes Melitus tipe 2 meliputi 90% dari semua populasi diabetes. Peningkatan prevalensi diabetes melitus dapatdisertaidengan peningkatan prevalensipenyakit kardiovaskuler. Salah satu faktor risiko terjadinya PJK pada DM tipe 2 adalah dyslipidemia. Dislipidemia adalah gangguan metabolisme lipid, dimana yang paling sering ditemukan adalah peningkatan kadar Trigliserida dan penurunan kadar HDL-C. Penelitianmenunjukan bahwa menurunkan HbA1c dapat menunda ataumencegahkomplikasi kronik. Tujuan : Mengetahui hubungan ratio Trigliserida/HDL-C dengan HbA1c pada penderita DM tipe 2 Metode : Penelitian potong lintang pada rekam medik 59 pasien Diabetes Melitus tipe 2 di RSUP Dr.Kariadi. Kadar Profil Lipid terdiri dari Kolesterol Total, Trigliserida, HDL-C, LDL-C diperiksa dengan metoda kolometrik enzimatik, kadar HbA1c dengan metoda turbidimetri. Hasil : Korelasi ratio Trigliserida /HDL-C dengan kadar HbA1c adalah 0,152 (p = 0,250 yang menandakan bahwa ada hubungan yang positif namun tidak signifikan antara ratio Trigliserida/HDL-C dengan kadar HbA1c. Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara ratio Trigliserida /HDL-C dengan kadar HbA1c. Kata kunci : Trigliserida, HDL-C, HbA1c, DM tipe 2