Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK KREDIT BERMASALAH Studi Kasus pada PD. BPR BKK KEBUMEN Aris Susetyo
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 7 No 2 (2008): Fokus Bisnis
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v7i2.19

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor dominan pembentuk kredit bermasalah. Variabel penelitian yang diidentifikasi pembentuk kredit bermasalah berdasarkan prinsip 5C yang meliputi : character, capacity, capital, condition of economy, dan collateral. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nasabah/debitur kredit di PD. BPR BKK KEBUMEN Cabang Puring sejumlah 150 responden dengan plafon di atas 10 juta dan diambil menurut kualitasnya. Kredit kurang lancar (50 responden), kredit diragukan (50 responden), dan kedit macet (50 responden). Setelah dilakukan pengujian dengantingka kepercayaan 5% diperoleh hasil bahwa faktor dominan pembentuk kredit bermasalah yaitu : 1. Kredit tidak lancar : 1) Faktor kepedulian sosial dan keuangan (4 variabel), 2) Faktor agunan dan omset usaha (2 variabel). 2. Kredit diragukan : 1) Faktor karakter dan keuangan (4 variabel), 2) Faktor produksi dan aset simpanan (4 variabel), 3) Faktor mental wirausaha dan aset usaha (4 variabel), 4) Faktor hubungan sosial dan omset usaha (3 variabel), 5) Faktor agunan tanah (1 variabel). 3. Kredit macet : 1) Faktor agunan dan keuangan (5 variabel), 2) Faktor mental wirausaha dan permodalan (4 variabel), 3) Faktor motivasi wiraswasta dan modal cadangan (2 variabel), 4) Faktor hubungan sosial (1 variabel).
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM DAN MANFAATNYA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI Aris Susetyo
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 9 No 2 (2010): Fokus Bisnis
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v9i2.20

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan perusahaan yang di-proxy-kan dalam bentuk rasio-rasio keuangan yang terdiri dari return on assets, return on equity, current ratio, inventory turnover, total asset to total liabilitas ratio, dan debt to equity ratio terhadap perubahan harga saham sehingga dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan investasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini seluruh perusahaan manufaktur go publik yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta mulai tahun 2000 sampai dengan tahun 2008. Jumlah sampel sebanyak 109 perusahaan dan nama perusahaan diperoleh dari Indonesia Capital Market Directory. Analisis data dilakukan dengan regresi dan korelasi linier. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat multikolinieritas diantara variabel yang diuji. Analisis varians yang diperoleh diperoleh menunjukkan semua variabel bisa digunakan. Besarnya hubungan antara kinerja keuangan dengan harga saham sebesar 81,4% dan sisanya merupakan faktor lain yang tidak diteliti
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA DI KECAMATAN KEBUMEN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Aris Susetyo
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 12 No 1 (2013): Fokus Bisnis
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v12i1.58

Abstract

Tujuan Penelitian iniuntuk menganalisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Perangkat DesaDi Kecamatan Kebumen dengan Kepuasan Kerja sebagai Varibel Intervening. Populasi dalam penelitian ini adalah Perangkat DesaDi Kecamatan Kebumen dengan Jumlah 90 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk memperoleh data-data primer yang dibutuhkan. Metode penelitian bersifat analisis kuantitatif, data yang diperoleh berdasarkan jawaban dari responden pada kuisioner, dianalisis dengan teknik statistik analisis jalur, model regresi diuji dengan asumsi klasik agar memenuhi syarat dan layak dipakai untuk memprediksi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil perhitungan regresi diuji dengan uji t dan uji F serta koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja dan kinerja Perangkat DesaDi Kecamatan Kebumen, baik secara sendiri-sendiri (parsial) maupun secara bersama-sama (simultan). Dalam penelitian ini diketahui bahwa Gaya Kepemimpinan merupakan variabel independen yang pengaruhnya paling besar terhadap Kepuasan Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Perangkat DesaDi Kecamatan Kebumen dibandingkan variabel-variabel independen yang lain. Nilai koefisien determinasi substruktural 1 yaitu Adjusted R Square diperoleh 0,610 artinya61% Kepuasan Kerja dipengaruhi oleh variable Gaya Kepemimpinan , Lingkungan Kerja sedangkan untuk Substruktural 2 Nilai koefisien determinasi Adjusted R Square diperoleh 0,630 artinya 63% kinerja dipengaruhi oleh variable Gaya Kepemimpinan , Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH HOTEL MELALUI INTERNET MARKETING Aris Susetyo
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 15 No 1 (2016)
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v15i1.73

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat keputusan konsumen dalam memilih hotel melalui internet marketing baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilakukan di Hotel Candisari Karanganyar Kebumen. Penelitian ini dengan explanatory research, jumlah responden sebanyak 100 responden dan penentuan sampel menggunakan non-probability sampling-insidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan/incidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama) variabel Karakteristik Individu, Gaya Hidup, Persepsi, Situasi berpengaruh terhadap Keputusan Konsumen Dalam Memilih Hotel Melalui Internet Marketing dan secara parsial variabel X Karakteristik individu,Gaya Hidup,Persepsi tidak mempunyai pengaruh yang signifikan, sedangkan Situasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Konsumen Dalam Memilih Hotel Melalui Internet Marketing. Kata kunci: Tingkat Keputusan Konsumen, Internet Marketing.
PENGARUH JOB SATISFACTION DAN PAY SATISFACTION TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASIONAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Aris Susetyo
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 15 No 2 (2016)
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v15i2.75

Abstract

Tingkat turnover yang tinggi akan menimbulkan dampak negatif bagi organisasi, hal ini seperti menciptakan ketidakstabilan dan ketidakpastian (uncertainity) terhadap kondisi tenaga kerja dan peningkatan biaya sumber daya manusia yakni yang berupa biaya pelatihan yang sudah diinvestasikan pada karyawan sampai biaya rekrutmen dan pelatihan kembali. Turnover yang tinggi juga mengakibatkan organisasi tidak efektif karena perusahaan kehilangan karyawan yang berpengalaman dan perlu melatih kembali karyawan baru. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh job satisfaction dan pay satisfaction terhadap turnover intention karyawan dengan komitmen organisasional sebagai variabel intervening di Bale Group Kebumen. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh/sensus yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Pemilihan metode sampling jenuh/sensus dilakukan karena semua populasi dinilai memiliki kriteria tertentu untuk diteliti. Responden pada penelitian ini adalah karyawan tetap Bale Group Kebumen yang berjumlah 102 responden. Penelitian ini mengggunakan metode analisis deskriptif dan statistika dengan bantuan program Amos 21 dan SPSS 22. Dalam metode statistika dilakukan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, outliers, multikolineritas dan singularitas, uji kesalahan spesifikasi model, analisis faktor konfirmatori dan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Pengujian hipotesis dalam uji regression weight menunjukkan bahwa job satisfaction berpengaruh dan signifikan terhadap komitmen organisasional dengan nilai CR sebesar 2,110 dan probabilitas sebesar 0,035. Pay satisfaction berpengaruh dan signifikan terhadap komitmen organisasional dengan nilai CR sebesar -2,056 dan probabilitas sebesar 0,040. Job satisfaction berpengaruh dan signifikan terhadap turnover intention dengan nilai CR sebesar 2,097 dan probabilitas sebesar 0,036. Pay satisfaction berpengaruh dan signifikan terhadap turnover intention dengan nilai CR sebesar 2,984 dan probabilitas sebesar 0,003. Komitmen organisasional tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap turnover intention dengan nilai CR sebesar 1,103 dan probabilitas sebesar 0,270.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KINERJA PEGAWAI Aris Susetyo
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 16 No 01 (2017): Fokus Bisnis
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v16i01.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja pegawai DPPKAD Kabupaten Kebumen. Populasi penelitian ini pegawai negeri sipil pada DPPKAD Kabupaten Kebumen yang berjumlah 100 responden. Penelitian ini merupakan penelitain populasi, hipotesis diuji dengan menggunakan analisis regresi dan diolah dengan menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan gaya kepemimpinan, kompensasi dan lingkungan kerja non fisik berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada DPPKAD Kabupaten Kebumen. Kata kunci : gaya kepemimpinan, kompensasi, lingkungan kerja non fisik, regresi berganda.
Pengaruh Good Corporate Governance (GCG), Kebijakan Dividen, Dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan Aris Susetyo; Cahyani Werdaningtyas
JURNAL EKONOMI DAN TEKNIK INFORMATIKA Vol 7 No 1 (2019): JURNAL EKONOMI DAN TEKNIK INFORMATIKA
Publisher : Politeknik Sawunggalih Aji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.673 KB)

Abstract

Firm value has role an important role to the firm. The firm value of going public companies can be showed by stock price. This study aimed to determine the effect of good corporate governance (GCG), dividend policy and capital structure to firm value. In this research good corporate governance (GCG) is proxy by independent composition board of commissioners and amount of members of audit committee, dividend policy is proxy by dividend payout ratio (DPR), capital structure is proxy by debt to equity ratio (DER) and firm value is proxy by Tobins’Q. The population used are LQ 45 Index companies listed in Indonesia Stock Exchange 2011-2016 period which amount 21 companies. Sampling technique used is purposive sampling and obtained by amount as much 11 companies. Analysis technique used is multiple linear regression analysis with SPSS version 22. Hypothesis test use t-statistic to test coefficient of regression partial and also F-statistic to test the truth of collectively influence in level of significance 5%. This research also done a classic assumption test covering normality test, multicolinierity test, autocorrelation test and heteroscedastisity test. The result of study shown that: (1) Good Corporate Governance (GCG) hasn’t effect on firm value, (2) dividend policy has negative and significant effect on firm value, (3) capital structure hasn’t effect on firm value, (4) Good Corporate Governance (GCG), dividend policy and capital structure simultaneously have a positive and significant impact on firm value. Based on the value of adjusted R2, it show that the contribution of variable Good Corporate Governance (GCG), dividend policy and capital structure can be explain by firm value is 26,9%.