Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengujian Black Box Menggunakan Metode Cause Effect Relationship Testing Nadya Safitri; Rully Pramudita
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 3 No 1 (2018): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Desember 2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.185 KB)

Abstract

Abstrak: Pengujian merupakan sebuah tahapan yang dilakukan oleh tester untuk menemukan kesalahan yang ada di suatu perangkat lunak. Salah satu teknik testing yang sering digunakan yaitu black box testing. Pada penelitian ini akan dicoba menerapkan teknik black box testing. Teknik black box testing terdiri dari beberapa cara, yaitu Equivalence Partitioning, Boundary Value Analysis / Limit Testing, Comparison Testing, Sample Testing, Robustness Testing, Behavior Testing, Requirement Testing, Performance Testing, Endurance Testing, Cause-Effect Relationship Testing.Cause Effect Relationship merupakan cara pengujian dengan melakukan ujicoba yang dilakukan berdasarkan kondisi logikal dan aksi yang berhubungan. Hasil pengujian ini memberikan kesimpulan mengenai kebenaran fungsi dari aplikasi yang diuji serta apa saja kesalahan yang masih terdapat didalamnya. Kata kunci: Aplikasi, Black Box, Cause, Effect, Pengujian Abstract: Testing is the stage carried out by the tester to find errors that exist in the software. One testing technique that is often used is black box testing. In this study we will try to apply the black box testing technique. Black box testing techniques consist of several ways, namely Equivalence Partitioning, Boundary Value Analysis / Boundary Testing, Comparative Testing, Sample Testing, Robustness Testing, Behavioral Testing, Needs Testing, Performance Testing, Durability Testing, Testing of Cause and Effect Relations. how to test by conducting tests based on logical conditions and related actions. The results of this test provide conclusions about the functions of the applications that support and what is still in it. Keywords: Application, Black box, Cause, Effect,Testing
Sistem Informasi Pelayanan Pengobatan di Puskesmas Nadya Safitri; Rully Pramudita
INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONAL : Journal of Informatics Vol 2 No 2 (2018): INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONAL : JOURNAL OF INFORMATICS (Juni 2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.106 KB)

Abstract

Abstrak: Puskesmas merupakan sarana yang penting bagi masyarakat Indonesia saat melakukan pengobatan. Hampir seluruh masyarakat Indonesia menjadikan Puskesmas sebagai pilihan utama untuk melakukan pengobatan. Akan tetapi, pelayanan di Puskesmas belum maksimal dan kurang memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang melakukan pengobatan. Untuk memaksimalkan peran dari Puskesmas dibutuhkan sebuah sistem yang bisa memaksimalkan pelayanan di Puskesmas. Sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Jadi, penulis menganalisis dan merancang sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mengatasi antrian Pasien saat melakukan pendaftaran di Puskesmas, mempermudah perawat saat mencatat hasil pemeriksaan kondisi awal pasien, mempermudah dokter saat melakukan proses pengobatan termasuk didalamnya pencatatan hasil diagnosa, pembuatan resep obat, mengecek rekam medis pasien dan pembuatan rujukan, serta mengurangi penggunaan kertas. Penulis menganalisis dari sistem yang ada sebelumnya dan merancang ulang untuk memperbaiki sistem sebelumnya. Analisis dan perancangan sistem menggunakan metode SSADM (Structured System Analysis and Design Method). Hasil akhir dari analisis dan perancangan sistem yaitu sebuah sistem baru yang diimplementasikan ke dalam sebuah aplikasi yang bernama “Puskesmas with Smart Integrated System”. Kata kunci: Puskesmas, Analisis, Perancangan, Sistem, Aplikasi.
Metode Analisis Dan Desain Terstruktur Untuk Pengembangan Sistem Informasi Layanan Pasien Rully Pramudita; Nadya Safitri
INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONAL : Journal of Informatics Vol 3 No 1 (2018): INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONAL : JOURNAL OF INFORMATICS (Desember 201
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.273 KB)

Abstract

Abstrak: Sistem Informasi Layanan Pasien merupakan suatu sistem yang yang bertujuan untuk melayani pasien dalam hal pendaftaran dan perhitungan tagihan. Untuk mengoptimalkan pelayanan yang diberikan kepada pasien maka dibutuhkan sebuah pengembangan sistem yang terkomputerisasi serta terancang dengan baik. Sehingga dapat memperbaiki sistem yang telah ada saat ini dalam hal pencatatan registrasi, pembatalan registrasi, perubahan registrasi serta proses perhitungan tagihan. Analisis dilakukan berdasarkan sistem yang ada sebelumnya dan merancang ulang untuk memperbaikinya. Pengembangan sistem menggunakan metode SSADM (Structured System Analysis and Design Method). Hasil akhir dari analisis dan perancangan sistem yaitu sebuah rancangan sistem yang dapat diimplementasikan ke dalam pelaksanaan layanan pasien di rumah sakit. Kata kunci: Informasi, Layanan, Pasien, Sistem, Structured System Analysis and Design Method Abstract: Patient Service Information System is a system that aims to serve patients in terms of registration and billing calculations. To optimize the services provided to patients, it requires a computerized and well-designed development system. So that it can improve the existing system in terms of registration registration, registration cancellation, registration changes and bill calculation process. Analysis is carried out based on an existing system and redesign to improve it. System development using the SSADM (Structured System Analysis and Design Method) method. The final result of system analysis and design is a system design that can be implemented into the implementation of patient services at the hospital. Keywords: Information, Patients, Services, Structured System Analysis and Design Method, Systems
Sistem Informasi Pemantauan Kegiatan Bimbingan Calon Jamaah Haji Rully Pramudita; Nadya Safitri
INFORMATION MANAGEMENT FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information Management Vol 2 No 2 (2018): INFORMATION MANAGEMENT FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Juni 2018)
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.013 KB)

Abstract

Abstrak: Sistem Informasi Pemantauan Kegiatan Bimbingan Calon Jamaah Haji Nasional merupakan suatu sistem yang dilakukan oleh bagian pemantauan yang bertujuan untuk mengawasi kegiatan Bimbingan Calon Jamaah Haji. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan pemantauan kegiatan bimbingan calon jamaah haji maka dibutuhkan sebuah sistem terkomputerisasi dan terancang dengan baik. Sehingga dapat memperbaiki sistem yang telah ada saat ini dalam hal klasifikasi berkas, pemantauan kegiatan bimbingan serta proses evaluasi dari pelaksanaan bimbingan calon jamaah haji. Analisis dilakukan dari sistem yang ada sebelumnya dan merancang ulang untuk memperbaiki sistem sebelumnya. Analisis dan Perancangan sistem menggunakan metode SSADM (Structured System Analysis and Design Method). Hasil akhir dari analisis dan perancangan sistem yaitu sebuah rancangan sistem baru yang akan diimplementasikan ke dalam pelaksanaan pemantauan kegiatan bimbingan haji. Kata kunci: bimbingan, jamaah, haji, sistem, informasi. Abstract: Monitoring Information System Guidance Activities Candidate National Pilgrimage is a system conducted by part of activities devoted to the activities of Hajj Pilgrimage Guidance. To accelerate the implementation of routine activities of pilgrims hence it needs a computerized and well-designed system. Can be used the existing system in terms of classification, training activities and the process of implementation of pilgrims guidance. The analysis is done from the existing system and to restore the previous system. Analysis and system design using SSADM (Structured System Analysis and Design Method) method. The final result of system analysis and design is a new system which will be implemented into the implementation of Hajj guidance programs. Keywords: guidance, jamaah, hajj, system, information.
Pengujian Black Box Menggunakan Metode Cause Effect Relationship Testing Nadya Safitri; Rully Pramudita
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 3 No 1 (2018): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Desember 2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.185 KB)

Abstract

Abstrak: Pengujian merupakan sebuah tahapan yang dilakukan oleh tester untuk menemukan kesalahan yang ada di suatu perangkat lunak. Salah satu teknik testing yang sering digunakan yaitu black box testing. Pada penelitian ini akan dicoba menerapkan teknik black box testing. Teknik black box testing terdiri dari beberapa cara, yaitu Equivalence Partitioning, Boundary Value Analysis / Limit Testing, Comparison Testing, Sample Testing, Robustness Testing, Behavior Testing, Requirement Testing, Performance Testing, Endurance Testing, Cause-Effect Relationship Testing.Cause Effect Relationship merupakan cara pengujian dengan melakukan ujicoba yang dilakukan berdasarkan kondisi logikal dan aksi yang berhubungan. Hasil pengujian ini memberikan kesimpulan mengenai kebenaran fungsi dari aplikasi yang diuji serta apa saja kesalahan yang masih terdapat didalamnya. Kata kunci: Aplikasi, Black Box, Cause, Effect, Pengujian Abstract: Testing is the stage carried out by the tester to find errors that exist in the software. One testing technique that is often used is black box testing. In this study we will try to apply the black box testing technique. Black box testing techniques consist of several ways, namely Equivalence Partitioning, Boundary Value Analysis / Boundary Testing, Comparative Testing, Sample Testing, Robustness Testing, Behavioral Testing, Needs Testing, Performance Testing, Durability Testing, Testing of Cause and Effect Relations. how to test by conducting tests based on logical conditions and related actions. The results of this test provide conclusions about the functions of the applications that support and what is still in it. Keywords: Application, Black box, Cause, Effect,Testing
Algoritma Bellman-Ford Untuk Menentukan Jalur Tercepat Dalam Sistem Informasi Geografis Rully Pramudita; Nadya Safitri
PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/piksel.v6i2.1502

Abstract

Abstract In a large city, there are many congestion problems, so the selection of the fastest route to reach the destination is needed. The city of Bandung is one of the big cities in Indonesia which has a fairly crowded traffic density and tends to be a lot of congestion in it. So we need a study that can discuss the path of independence. In the study to determine the shortest path there are several algorithm options to solve it. This research was conducted using the Bellman Ford algorithm to try to solve the problem of selecting the fastest path. The case that will be focused on in this study covers the route that starts from Ir. H. Juanda street and ends at the Leuwipanjang bus terminal. The road node that will be passed is taken from several main points that will be passed. Calculation of coordinates will be calculated using the concept of graph and haversine formula. The impact of this research is that it can be known the fastest path needed using the Bellman Ford algorithm. Keywords: Algoritm, Bellman Ford, Graph, Haversine Formula, Shortest Path. Abstrak Dalam sebuah kota besar saat ini banyak sekali permasalahan kemacetan, maka dibutuhkan pemilihan rute jalan yang tercepat untuk mencapai tujuan. Kota Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki kepadatan lalu lintas cukup ramai dan cenderung banyak terjadi kemacetan didalamnya. Maka diperlukan sebuah penelitian yang dapat membahas mengenai jalur tependek. Dalam kajian untuk menentukan jalur terpendek terdapat beberapa pilihan algoritma untuk menyelesaikannya. Penelitian ini dilakukan menggunakan algoritma Bellman Ford untuk mencoba menyelesaikan masalah pemilihan jalur tercepat. Kasus yang akan difokuskan dalam penelitian ini mencangkup rute yang dimulai dari jalan Ir.H.Djuanda dan berakhir di terminal bis Leuwipanjang. Simpul jalan yang akan dilalui diambil dari beberapa titik utama yang akan dapat dilewati. Perhitungan koordinat akan dihitung menggunakan konsep graf dan haversine formula. Dampak dari penelitian ini yaitu dapat diketahuinya jalur tercepat yang dibutuhkan menggunakan algoritma Bellman Ford. Kata kunci: Algoritma, Bellman Ford, Graf, Haversine Formula, Shortest Path.