Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH JUMLAH DAN UMUR BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN Sony Setiawan; Radian Radian; Tatang Abdurrahman
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 19, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v19i1.4376

Abstract

Lahan sawah tadah hujan sebagai lahan yang paling banyak dimanfaatkan untuk pertanaman padi adalah juga merupakan ekosistem yang beresiko tinggi karena sangat mungkin terjadi kekeringan, kebanjiran atau pasang surutnya air laut yang menyebabkan produksi padi pada lahan sawah tadah hujan cenderung rendah. Jumlah bibit perlubang tanam dan umur pindah tanam merupakan beberapa faktor penting yang menentukan keberhasilan dalam kegiatan produksi tanaman padi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teradi interaksi antara jumlah bibit dan umur bibit dan untuk mengetahui jumlah bibit dan umur bibit terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman padi pada lahan sawah tadah hujan. Penelitian berlokasi di Balai Benih Hortikultura Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sanggau dengan lahan sawah tadah hujan tanah aluvial.Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, disusun secara faktorial dan terdiri dari dua faktor yaitu jumlah bibit pertitik tanam (J) terdiri dari 5 taraf 5 bibit pertitik tanam (j1), 10 bibit pertitik tanam (j2), 15 bibit pertitik tanam (j3), 20 bibit pertitik tanam (j4) dan 25 bibit pertitik tanam (j5). Dan umur bibit (U) terdiri dari 14 HSS (u1), 21 HSS (u2), 28 HSS (u3) dan 35 HSS (u4). Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, berat gabah kering panen, berat 1.000 butir gabah, berat gabah kering giling pertanaman, berat gabah kering giling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan jumlah bibit dan umur bibit terhadap pertumbuhan dan hasil padi pada lahan sawah tadah hujan. Perlakuan jumlah bibit 5 pertitik tanam dan perlakuan umur bibit 21 HSS merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan hasil tanaman padi pada lahan sawah tadah hujan.
The Implementation of CulturallyIResponsiveITeaching (CRT) Learning Model to Increase the Interest in Learning History of Students in Class XI Accounting at SMK Telkom Pekanbaru Sony Setiawan; Isjoni Isjoni; Asril Asril
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i1.2236

Abstract

ThisIresearch was motivated by the lowIinterest of students in learning history subjects in class XI SMK Telkom Pekanbaru. Based on these problems, this researchIaims to determine teacher activities,Istudent activities, and student interest in learning after implementing the Culturally Responsive Teaching (CRT) learning model for class XI Accounting at SMK Telkom Pekanbaru. The research method used is ClassroomIAction Research (PTK) and the instrument used is the Teaching Module. The results of this studyIconcluded that, in cycle I, teacher activity obtained an average score of 54.25% with fairly good criteriaIand increased in cycle II by obtaining an average score of 91% with very good criteria. Student activity in cycle I obtainedIan average score of 38.5% with low criteria and increasedIin cycle II by obtaining an average score of 82% with very good criteria. While students' interest in learning history in cycle I obtained an average score of 56.33% with fairly good criteria (not yet successful) and increased in cycle II by obtaining an average score of 85% with very goodIcriteria (successful). BasedIon the research results, the CulturallyIResponsive Teaching (CRT) learning model canIincreaseIthe interest in learning history of students in class XI Accounting at SMK Telkom Pekanbaru.