Rio Dedy Prasetyo
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN SEPEDA MOTOR SECOND DENGAN PENDEKATAN METODE SWOT DAN BCG UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN Rio Dedy Prasetyo
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4194.743 KB)

Abstract

Dealer Wijaya Motor dan dealer Trijaya motor adalah dealer yang menjual sepeda motor second dengan berbagai merk yaitu merk yamaha, kawasaki, honda dan suzuki. Penelitian ini dilakukan untuk mencari alternatif strategi pemasaran sepeda motor second (bekas pakai) dengan pendekatan Metode SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman) dan Metode BCG (Boston Consulting Group) untuk meningkatkan penjualan pada dealer Wijaya Motor. Hasil dari Metode SWOT diperoleh Diagram matriks SWOT dengan koordinat (0,88;0,78) dan dapat diidentifikasikan Faktor Strategi Internal yaitu Faktor Kekuatan didapat : permodalan usaha kuat skor rating 4, memiliki banyak cabang skor rating 4. Faktor Kelemahan didapat : promosi kurang skor rating 2, penjualan sepeda motor tidak stabil skor rating 2, jaminan garansi mesin sepeda motor kurang skor rating 2, pelayanan kepada pelanggan kurang maksimal skor rating 2. Faktor Strategi Eksternal dapat diidentifikasikan yaitu Faktor Peluang didapat : merk sepeda motor sudah dikenal sehingga memudahkan informasi skor rating 4. Faktor Ancaman didapat : banyak pengusaha dealer yang sejenis skor rating 3. Hasil dari Metode BCG diperoleh Tingkat pertumbuhan pasar pada dealer Wijaya Motoradalah 10,3 % , pangsa pasar relatif dealer Wijaya Motor pada Tahun 2012 adalah 1,02 x dan 2013 adalah 1,04 x dimana keduanya memiliki nilai lebih besar dari 1 (>1). Hasil Analisis perhitungan dengan Matriks BCG mengenai Tingkat pertumbuhan pasar dan Pangsa pasar relatif maka dapat diketahui strategi portofolio yaitu strategi pengembangan pasar, merger dengan dealer lain, memaksimalkan aset, menambah modal usaha, memaksimalkan tenaga sales penjualan, memperbanyak promosi.