Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODAL SIMBOLIK KEKUASAAN DALAM NASKAH DRAMA BUNGA RUMAH MAKAN KARYA UTUY TATANG SONTANI (KAJIAN PIERRE BOURDIUE) Haerussaleh -; Fievi Indah Ningrum; Kintan Amellia Agustin; Windi Agustia Dwi
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (JBIP) Vol. 3 No. 2 (2021): Bahasa Indonesia Prima
Publisher : BIP: Jurnal Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.736 KB) | DOI: 10.34012/bip.v3i2.1935

Abstract

Abstrak-Modal simbolik kekuasaan yang ditemukan dalam naskah drama tersebut adalah (1) modal simbolik dalam ranah pekerjaan dengan simbol jabatan dan prestise atau citra. Modal simbolik dalam bentuk jabatan lebih sering digunakan oleh tokoh Sudarma sebagai pemilik rumah makan yang tentunya memiliki wewenang dan hak untuk memerintah. Sedangkan, modal simbolik dalam bentuk prestise atau citra juga digunakan oleh tokoh Sudarma untuk melanggengkan kekuasaannya. Prestise atau citra dalam hal ini berupa sesuatu yang dapat menghasilkan keuntungan atau ekonomi; (2) modal simbolik dalam ranah masyarakat yang ditemukan hanya status sosial, status sosial dalam masyarakat juga merupakan modal simbolik. Dalam naskah drama Bunga Rumah Makan status sosial digunakan oleh tokoh Sudarma, Karnaen, dan Usman untuk melanggengkan kekuasaannya. Kata kunci: modal, simbolik, drama