Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pendidikan dan pelatihan khususnya berkenaan dengan sisten rekruitmen peserta, kurikulum peserta, metode pengajaran, sumber dana yang diperoleh, fasilitas yang didapat dan jenis diklat yang diikuti serta bagaimana kinerja aparatur pada Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tenggara (BPLH) setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif menggunakan studi yang terfokus pada sekelompok orang dalam hal ini aparatur pegawai pada Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tenggara (BPLH). Pemilihan informan dilakukan secara purposif yaitu pertama dengan peserta program diklat, kedua dengan rekan sekerja dan atasan langsung pegawai yang menjadi peserta program pendidikan dan pelatihan. Teknik pengumpulan data memakai gabungan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan sasaran akhir analisis adalah keterkaitan antara keikutsertaan pegawai dalam program pendidikan dan pelatihan dengan kinerja pegawai tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa indikator kinerja aparatur pada Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tenggara berhasil ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan, peningkatan ini dapat dilihat dari kemampuan dan kemauan kerja dimana ilmu yang didapat dari diklat yang diikuti dapat diimplementasikan pada bidang tugasnya, meminimalisir kesenjangan antara kemampuan dan tugas yang diemban karna memiliki kecakapan baru dalam berbagai bidang, produktivitas kerja yang meningkat diikuti dengan prestasi kerja. Kata Kunci : analisis, pendidikan, pelatihan, kinerja, pengelolaan. ABSTRACTThis study aimed to understand how the implementation of education and training, particularly with regard to systems of recruitment of participants, participant curriculum, teaching methods, sources of funding obtained, the facilities available and types of training that followed and what influence it had on the performance of the Southeast Maluku District Environmental Management Agency (BPLH) staff after participating. The study used qualitative analysis. Respondents were civil servants at Southeast Maluku District Corporate A Group Management Environment Living (BPLH). The respondents were purposely selected, consisting of civil servants who participated in the education and training program, the colleagues and the direct supervisors of those civil servants. Data collection used in-depth interviews, observation and documentation. The analysis used interactive models with the ultimate goal of knowing whether there was any relationship between participation in education and training programs with performance. The results of this study indicated that the civil servantsâ performance  significantly improved through education and training. The improvement could be detected from the increasing ability and willingness to work of the staff, where the knowledge gained from the training  could be used in their work, minimizing the gap between skills and tasks.   Having new skills in various fields increased  labor productivity  and thus work performance. Keywords : Analysis, education, training, staff performance, management.