Sukirno Sukirno
Universitas Gadjah Mada

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Evaluasi Pemanfaatan Database ScienceDirect oleh Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Sukirno Sukirno; Mukhotib Mukhotib; Ani Purwandari
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 6 No 2 (2018): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v6i2a3

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan pendidikan dan penelitian dosen tidak lepas adanya dukungan sarana dan pra-sarana yang memadai, atau fasilitas pendukung lainnya.  Diantaranya dukungan fasilitas dengan tersedia sumber-sumber informasi untuk pembelajaran dan penelitian di perpustakaan dalam bentuk database. Satu diantara database yang disediakan Perpustakaan Universitas Gadjah Mada adalah ScienceDirect. ScienceDirect merupakan database yang menyediakan sumber informasi berisi artikel fulltext atau abstrak. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, responden 99 orang.  Tujuan dari penelitian ini dimaksud untuk mengetahui pemanfaatan database ScienceDirect oleh oleh civitas akademika Fakultas Kedokteran Umum Universitas Gadjah Mada. Hasil dari penelitian ini disimpulkan baik, yaitu variabel yang digunakan dengan nilai rata-rata skor 80,05%. Rekomendasi penelitian agar artikel yang dapat didownload  fulltext tanpa  harus membayar jumlahnya perlu untuk ditambah. ABSTRACTThe success of a lecture in research and education can not be separated from adequately facilities and infrastructure, or other support facilities, for example, the availability of the information sources  for studying and searching in library in database form. One of databases that available in Universitas Gajah Mada library is ScienceDirect. ScienceDirect is database that giving information source containing fulltext article or abstract. This research is using quantitative approach method, with 99 respondences. The goal of this research is to know the utility of ScienceDirect database by academic civity of medicine faculty of Universitas Gajah Mada. The result of the research is concluded good, namely used variable with average value of score 80,05%. The recomendation of this research is the amount of article that can be freely downloaded fulltext  need to be added.
Strategi Pustakawan Sukses Uji Sertifikasi Sukirno Sukirno
Buletin Perpustakaan No. 57 (2017): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Permenpan dan RB No. 9 Tahun 2014 pada Bab X Pasal 33, pada ayat (1) disebutkan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, pustakawan yang akan naik jabatan harus mengikuti dan lulus uji kompetensi. Sedangkan pada ayat (2) disebutkan dikecualikan dari uji kompetensi sebagaimana ayat (1) bagi pustakawan yang telah memiliki sertifikasi kompetensi. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pustakawan dengan mengacu Permenpan dan RB No. 9 yaitu melakukan sertifikasi pustakawan. Uji sertifikasi pustakawan merupakan proses menguji pustakawan untuk setiap unit kompetensi yang sudah ditetapkan dalam standar kompetensi. Pustakawan yang akan menghadapi uji sertifikasi agar saat diasesmen oleh asesor dapat dinyatakan kompeten atau lulus, maka ada beberapa strategi yang perlu dilakukan pustakawan, yaitu: (1) memilih klaster sesuai dengan kemampuan atau tugas, (2) memahami Kreteria Unjuk Kerja (KUK) sesuai dengan klaster yang telah dipilih sesuai dengan SKKNI, (3) menjaga kesehatan badan saat asesmen, dan (4) membangun kepercayaan diri siap mengikuti ujian.
Kreatifitas Pustakawan Dalam Pengembangan Karier Masa Pandemi Covid-19 Sukirno Sukirno
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pademi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia berpengaruh terhadap layanan. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) layanan secara langsung tidak lagi dilakukan. Hal ini berpengaruh terhadap aktifitas disetiap instansi, sehingga target dan rencana instansi atau personal tidak akan dapat tercapai. Kondisi ini mempengaruhi kinerja masing-masing staf di instasi, demikian juga pustakawan. Pustakawan dengan adanya pademi Covid-19 target kinerja tidak akan tercapai. Selama pademi Covid-19 layanan secara langsung perpustakaan pada pemustaka di tutup dan jenis layanan dilakukan dengan terbatas. Jumlah kegiatan pada unsur layanan akan berkurang, sehingga berpengaruh terhadap jumlah angka kredit yang bisa dikumpulkan pustakawan untuk keperluan kenaikan jabatan atau pangkat/golongan pustakawan. Untuk itu pustakawan agar dapat mendapat angka kredit yang dibutuhkan, maka pustakawan harus kreatif yaitu melakukan kegiatan pada unsur pengembangan profesi. Kegiatan unsur pengembang profesi dapat dilakukan pustakawan karena; (1) nilai angka kredit pada pengembangan profesi angkanya besar, (2) hampir semua butirbutir kegitaan dapat dilakukan oleh semua jenjang jabatan pustakawan, (3) kegiatan pengembangan profesi dapat dilakukan kapanpun tidak tergantung dengan buka layanan perpustakaan, (4) kegiatan pengembangan profesi dapat dikerkan secara mandiri, dan (5) kegiatan pengembangan profesi dapat dikerja secara kolaborasi dengan pustakawan lain.
KOLABORASI PUSTAKAWAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KLINIS BERBASIS BUKTI TERKINI (EVIDENCE BASED MEDICINE ): STUDI KASUS DI FAKULTAS KEDOKTERAN, KESEHATAN MASYARAKAT DAN KEPERAWATAN UNIVERSITAS GADJAH MADA Sukirno Sukirno
VISI PUSTAKA: Buletin Jaringan Informasi Antar Perpustakaan Vol 23, No 1: April 2021
Publisher : Perpustakaan Nasional RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/visipustaka.v23i1.1132

Abstract

Evidence Based Medicine (EBM) merupakan pemanfaatan bukti ilmiah berdasarkan penelitian klinis mutakhir yang sahih dalam tatalaksana proses penyembuhan penyakit. Salah satu syarat utama untuk memfasilitasi pengambilan keputusan klinik yang evidence-based, adalah dengan menyediakan bukti-bukti ilmiah yang relevan. Tipe kajian  diutamakan yang berupa hasil review sistematik, meta-analisis, dan randomised controlled trial (RCT). Salah satu dari lima langkah dalam evidence based medicine yaitu yaitu menelusur  bukti  dari sumber database hasil penelitian yang memuat bukti-bukti ilmiah. PubMed Clinical Queries dan The Cochrane Library merupakan database berisi hasil riset sekunder (systematic-review/meta-analysis) yang mensintesis hasil riset primer. Kolaborasi pustakawan dalam pengambilan keputusan klinis yaitu dengan  memberikan pelatihan  atau menelusur artikel hasil penelitian yang akan digunakan dalam pengambilan klinis dari database yang memuat bukti ilmiah.
Peningkatan Kompentensi Pustakawan dengan Penelitian Sukirno Sukirno
Media Pustakawan Vol 20, No 3 (2013): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.706 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v20i3.944

Abstract

Profesi pustakawan direduksi hanya menjadi kegiatan teknis menerima, menyimpan, dan menjaga buku. Akibatnya apresiasi dan kiprah pustakawan belum mendapatkan pengakuan. Profesi pustakawan di Indonesia sudah berjalan cukup lama dan telah diakui oleh pemerintah sebagai tenaga fungsional. Pustakawan adalah seseorang yang memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan/atau pelatihan kepustakawanan serta mempunyai tugas dan tanggungjawab untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan. Kompetensi pustakawan mencakup dua aspek, (1) kompetensi personal, (2) kompetensi profesional. Kompetensi profesional, terkait dengan pengetahuan pustakawan di bidang sumber informasi, teknologi, manajemen, penelitian, dan kemampuan menggunakan pengetahuan tersebut sebagai dasar untuk menyediakan layanan perpustakaan dan informasi. Kompetensi penelitian bagi pustakawan merupakan sesuatu yang penting agar profesionalisme pustakawan tidak direduksi hanya menjadi kegiatan teknis. Manfaat yang diperoleh pustakawan sebagai peneliti antara lain; (1) pengembangan keilmuan di bidang perpustakaan, (2) melatih dasar pengambilan keputusan, (3) membangun cara berfikir kritis pustakawan. Untuk itu, agar pustakawan dapat melakukan penelitian kebijakan di bidang dana merupakan dukunganan penting bagi pustakawan dalam melakukan penelitian. Pustakawan sebaiknya membentuk komunitas atau kelompok peneliti pustakawan sebagai sarana untuk diskusi atau berbagi pengalaman dalam rangka meningkatkan kualitas penelitian.
Analisis Kepuasan Civitas Akademika terhadap Kualitas Pelayanan di Perpustakaan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Sukirno Sukirno; Ani Purwandari
Media Pustakawan Vol 26, No 1 (2019): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.881 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v26i1.175

Abstract

Abstrak Academic Health System (AHS) menjadi fokus utama untuk kinerja dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. AHS adalah konsep yang mengintegrasikan universitas dengan berbagai penyedia layanan kesehatan yang berfokus pada penelitian, layanan klinis, pendidikan, dan pelatihan yang didukung oleh fasilitas dan infrastruktur yang memadai. Salah satu infrastrukturnya adalah menyediakan fasilitas dan sumber belajar yang memadai dengan kualitas layanan yang baik. Untuk mendukung AHS, Perpustakaan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan di Universitas Gadjah Mada selalu melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas layanan kepada civitas akademika. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan 99 responden dari total 6708 populasi dosen dan mahasiswa. Hasil penelitian terhadap nilai indeks penyajian menggunakan metode analisis servqual, diperoleh bahwa kesenjangan kualitas layanan terbesar (-) ada pada layanan penitipan barang dilakukan dengan cepat yaitu -0,17. Nilai tersebut menggambarkan bahwa kualitas dari pelayanan tidak memuaskan pemustaka. Sedangkan terhadap layanan terkecil tidak ada celah (+) pada kesesuaian penempatan buku dengan label yang ada di rak yaitu 0,28. Nilai tersebut menggambarkan bahwa layanan tersebut memuaskan bagi pemustaka.Rekomendasi dalam penelitian ini adalah Perpustakaan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan untuk menjaga kualitas layanan untuk memuaskan pemustaka dan perlu meningkatkan kualitas layanan agar dapat memuaskan bagi pemustaka. Abstract Academic Health System (AHS) becomes the main focus of the performance of the Faculty of Medicine, Public Health and Nursing at University Gadjah Mada. AHS is a concept that integrates universities with various health service providers that focus on research, clinical services, education, and trainings that are supported by adequate facilities and infrastructures. One of infrastructures is to provide adequate facilities and learning resources with good service quality. To support AHS, the Library of the Faculty of Medicine, Public Health and Nursing at University Gadjah Mada always makes efforts to improve the quality of service to the academic civities.The method in the study is quantitative, with 99 respondents of the total 6708 population of lecturers and students. The results of the research toward index value of serving using servqual analysis method, obtained that the greatest service quality gap (-) is in the fast done locker service that is -0.17. The values that illustrate that the quality of service does not satisfy the users. Meanwhile toward the smallest service there is no gap (+) in the suitability of the shelving with the label on the shelf that is 0.28. That value illustrates that the service quality satisfies the user. The recommendations in this study are the Library of the Faculty of Medicine, Public Health and Nursing to maintain the quality of service items to satisfy the user and need to improve the quality of service that is satisfying to the user.
PENCEGAHAN KLITIH MELALUI PENDEKATAN BUDAYA BACA PADA SISWA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sukirno Sukirno
Jurnal IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Vol. 3 No. 1 (2018): Mei
Publisher : Ikatan Pustakawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.218 KB) | DOI: 10.1234/jurnal ipi.v3i1.14

Abstract

Klitih is a violence that be done by teenager in Daerah Istimewa Yogyakarta. The player is teenager and as a student in a school. Klitih is not just a teenage naughtiness but a crime, so that it makes mass anxious. Klitih becomes a challenge for DIY government in realizing vision of 2030 to be a student and tourism city. This research is purposed to: (1) giving solution to prevent students from klitih by reading culture approach, (2) building character by reading culture to students of DIY. The method of the research is by Case Study. Collecting data by observation with the hope to get information about Klitih. Based on research, it is gotten data that in 2016 there were 43 cases , with dead-victim more than one. The effort to prevent Klitih involves many parties, either local government, school, parents and police. One of the ways to prevent Klitih is by reading culture approach to students . Reading culture can be used to make students character. Student character is signed by rising of responsibility of moral-value and obeying the norm. Futhermore, the research can be done to get more complete data so that Klitih will be able to be handled better.