Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN EKOLOGI ARSITEKTUR PADA MANGROVE RESEARCH CENTER DI KABUPATEN KAIMANA PAPUA BARAT Ulfa Intan Puatipanna
Jurnal Arsitektur GRID Vol 2, No 2 (2020): desember
Publisher : Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v2i2.520

Abstract

Perancangan Mangrove Research Center di Kabupaten Kaimana merupakan strategi pengolahan terhadap potensi mangrove di Kaimana sebagai penyimpan karbon. Tidak adanya pengolahan akan potensi mangrove menyebabkan terjadinya penurunan jumlah mangrove setiap tahunnya. Berdasarkan potensi dan penurunan jumlah mangrove pusat laboratorium mangrove dibutuhkan sebagai sarana untuk mendukung pelestarian ekosistem mangrove yang bertujuan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dengan menjaga serta mengembalikan ekosistem laut dan pesisir secara global. Selain itu untuk mendukung terciptnya tata kelola konservasi mangrove perlu adanya fungsi pendukung sebagai kawasan wisata bahari sebagai daya tarik perancagan. Melalui kawasan wisata bahari dapat memberikan edukasi terhadap masyarakat akan kepedulian terhadap lingkungan. Perancangan Mangrove Research Center menerapkan dan memanfaatkan ekosistem lingkungan (alam) sebagai tema perancangan. sehingga pendekatan yang digunakan adalah ekologi arsitektur. Dalam perancangan ekologi arsitektur hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungan diharapkan dapat saling menguntungkan dan memberikan dampak baik, bagi masyarakat akan kepedulian lingkungan sehingga tercipta Kawasan kota produktif yang berwawasan lingkungan.
Penerapan Ekologi Arsitektur Pada Mangrove Research Center di Kabupaten Kaimana Papua Barat Ulfa Intan Puatipanna; Wiliarto Wirasmoyo
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 2, Nomor 2 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v2i2.20

Abstract

Keberadaan mangrove memiliki beberapa manfaat terhadap perubahan iklim global, ekosistem flora dan fauna, dan ekonomi masyarakat. Kabupaten Kaimana memiliki potensi terhadap keberadaan mangrove terbaik. Dengan kapasitas mangrove 76.000 Ha hutan mangrove, dari total 3.489 Ha mangrove di indonesia. Tidak adanya pengolahan dan pemahaman terhadap potensi keberadaan mangrove menyebabkan kerusakan habitat mangrove di kabupaten Kaimana tiap tahunnya mengalami penurunan. Untuk mencegah kerusakan dan pemahaman tentang keberadaan potensi mangrove, perlu adanya sarana kegiatan mangrove, yang berkaitan dengan edukasi, pembibitan dan wisata bahari (Mangrove Research Center). Untuk mendukung perancangan mangrove research center tema pendekatan yang digunakan menerapkan dan memanfaatkan ekosistem lingkungan (alam) sebagai sumber utama. Sehingga tema pendekatan yang digunakan adalah ekologi arsitektur. Dalam perancangan ekologi arsitektur hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungan diharapkan dapat saling menguntungkan dan memberikan dampak baik, bagi masyarakat akan kepedulian lingkungan sehingga tercipta kawasan kota produktif yang berwawasan lingkungan.