This Author published in this journals
All Journal Al-Hikmah Al-Qalam
Rahmat Rahmat
UIN Alauddin Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN KESADARAN MULTIKULTURAL PADA PEMBELAJARAN DI JURUSAN SEJARAH DAN KEBUDAYAAN ISLAM FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA UIN ALAUDDIN MAKASSAR (Studi Content Analysis Mata Kuliah Islam dan Multikulturalisme) Rahmat Rahmat
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 21 No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurusan Sejarah dan Kebudayaan telah melakukan pengembangan pembelajaran multikultura. Salah satu indikator, dicantumkannya mata kuliah Islam dan Multikulturalisme dalam kurikulum. Pada mata kuliah ini dibahas tema-tema yang berbasis multikultural dalam konteks identifikasi global, yaitu: globalisasi, gerakan radikalisme, pluralisme, demokrasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan hubungan agama dan negara. Pengembangan kesadaran multikultural mahasiswa diimplementasikan melalui tahap: pertama, multicultural knowing, yaitu upaya mentransformasikan pengetahuan konsep-konsep multikulturalisme. Kedua, multicultural feeling, yaitu upaya menginternalisasikan nilai-nilai multikultural melalui pemahaman prinsif-prinsif multikulturalisme, terutama prinsif keterbukaan dan moderasi. Ketiga, multicultural action, yaitu upaya karakterisasi sikap mahasiswa dalam bentuk living in harmony, yaitu dapat hidup bersama dalam kerukunan dan kedamaian dengan tetap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan dengan sikap toleransi. Nilai-nilai multikultural yang diharapkan sebagai upaya pengembangan kesadaran multikultural adalah: pertama, terwujudnya nilai-nilai keanekaragaman, baik keanekaragaman suku, bangsa, dan budaya maupun keanekaragaman agama dan aliran keagamaan. Kedua, terwujudnya nilai perasaudaraan dalam hidup bersama, baik hidup bersama karena seagama dan sebangsa, maupun karena sesama manusia. Ketiga, terwujudnya nilai kedamaian dan keselamatan.
PENGEMBANGAN KESADARAN MULTIKULTURAL PADA PEMBELAJARAN DI JURUSAN SEJARAH DAN KEBUDAYAAN ISLAM FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA UIN ALAUDDIN MAKASSAR (Studi Content Analysis Mata Kuliah Islam dan Multikulturalisme) Rahmat Rahmat
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 21 No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurusan Sejarah dan Kebudayaan telah melakukan pengembangan pembelajaran multikultura. Salah satu indikator, dicantumkannya mata kuliah Islam dan Multikulturalisme dalam kurikulum. Pada mata kuliah ini dibahas tema-tema yang berbasis multikultural dalam konteks identifikasi global, yaitu: globalisasi, gerakan radikalisme, pluralisme, demokrasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan hubungan agama dan negara. Pengembangan kesadaran multikultural mahasiswa diimplementasikan melalui tahap: pertama, multicultural knowing, yaitu upaya mentransformasikan pengetahuan konsep-konsep multikulturalisme. Kedua, multicultural feeling, yaitu upaya menginternalisasikan nilai-nilai multikultural melalui pemahaman prinsif-prinsif multikulturalisme, terutama prinsif keterbukaan dan moderasi. Ketiga, multicultural action, yaitu upaya karakterisasi sikap mahasiswa dalam bentuk living in harmony, yaitu dapat hidup bersama dalam kerukunan dan kedamaian dengan tetap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan dengan sikap toleransi. Nilai-nilai multikultural yang diharapkan sebagai upaya pengembangan kesadaran multikultural adalah: pertama, terwujudnya nilai-nilai keanekaragaman, baik keanekaragaman suku, bangsa, dan budaya maupun keanekaragaman agama dan aliran keagamaan. Kedua, terwujudnya nilai perasaudaraan dalam hidup bersama, baik hidup bersama karena seagama dan sebangsa, maupun karena sesama manusia. Ketiga, terwujudnya nilai kedamaian dan keselamatan.
PENGEMBANGAN KESADARAN MULTIKULTURAL PADA PEMBELAJARAN DI JURUSAN SEJARAH DAN KEBUDAYAAN ISLAM FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA UIN ALAUDDIN MAKASSAR (Studi Content Analysis Mata Kuliah Islam dan Multikulturalisme) Rahmat Rahmat
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 21 No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurusan Sejarah dan Kebudayaan telah melakukan pengembangan pembelajaran multikultura. Salah satu indikator, dicantumkannya mata kuliah Islam dan Multikulturalisme dalam kurikulum. Pada mata kuliah ini dibahas tema-tema yang berbasis multikultural dalam konteks identifikasi global, yaitu: globalisasi, gerakan radikalisme, pluralisme, demokrasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan hubungan agama dan negara. Pengembangan kesadaran multikultural mahasiswa diimplementasikan melalui tahap: pertama, multicultural knowing, yaitu upaya mentransformasikan pengetahuan konsep-konsep multikulturalisme. Kedua, multicultural feeling, yaitu upaya menginternalisasikan nilai-nilai multikultural melalui pemahaman prinsif-prinsif multikulturalisme, terutama prinsif keterbukaan dan moderasi. Ketiga, multicultural action, yaitu upaya karakterisasi sikap mahasiswa dalam bentuk living in harmony, yaitu dapat hidup bersama dalam kerukunan dan kedamaian dengan tetap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan dengan sikap toleransi. Nilai-nilai multikultural yang diharapkan sebagai upaya pengembangan kesadaran multikultural adalah: pertama, terwujudnya nilai-nilai keanekaragaman, baik keanekaragaman suku, bangsa, dan budaya maupun keanekaragaman agama dan aliran keagamaan. Kedua, terwujudnya nilai perasaudaraan dalam hidup bersama, baik hidup bersama karena seagama dan sebangsa, maupun karena sesama manusia. Ketiga, terwujudnya nilai kedamaian dan keselamatan.
LOCAL WISDOM IN MA’BALENDO’S TRADITIONAL ARTS AT THE HARVEST FESTIVAL IN BELOPA, LUWU REGENCY Syamzan Syukur; Wahyuddin Gudang; Rahmat Rahmat
Al-Qalam Vol 28, No 1 (2022)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v28i1.1013

Abstract

AbstractThis research discussed in this paper the elements of local wisdom in the traditional art of Ma’balendo during the harvest party in Belopa, Luwu Regency. The goal of this research is to reveal the importance of local wisdom in the Ma’balendo traditional art form.The findings of this study can be used to manage life, build and organize the Luwu community's culture and civilization. Furthermore, this research can be used as a reference for future research studying Luwu's culture and development.This research is field research intended to gather and analyze the data qualitatively. It addressed the issues using historical, anthropological, and hermeneutic approaches. The data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Meanwhile, the data processing and analysis technics used data reduction, presentation, and drawing conclusions or verification.The results of this research indicate that the traditional art of Ma’balendo, as the original ancestral heritage of the Luwu people, is an art performance with farming activities as its theme. The art contains many peculiarities and uniqueness, even the art is full of local wisdom, among others; 1) spiritual dimension, 2) social and community dimension, 3) educational and moral dimension, 4) gender relation dimension in people's lives, and 5) art or entertainment dimension.This research differs from the earlier research, yet the findings will fill in the gaps and contribute to the content of the prior studies. Additionally, the findings of this study can be used as a reference for future research.