Kusumawardani, Diyah Hesti
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penilaian Stakeholder Menggunakan Malcolm Baldrige dalam Penguatan Amal Usaha ‘Aisyiyah Roosita Meilani Dewi; Diyah Hesti Kusumawardani
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 01 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i01.1257

Abstract

ABSTRACT The research of one of Aisyiyah's business charities aims to evaluate and provide an assessment on early childhood education namely TK Bustanul 'Athfal /' Aisyiyah. The type of this research is descriptive-quantitative with case study taking charity effort of kindergarten 'Aisyiyah under PCA Assembly of CiputatTimur with assessment method Malcolm Baldrige take third valuation point concerning about customer and market focus by measuring two dimension that is costumer-market knowledge and performance satisfaction customer.The result shows the knowledge dimension of 59,065% achievement from the maximum score on Malcolm Baldrige 40 index, while the dimension of customer satisfaction performance shows the result of 63,91667% from the maximum score of 45. This shows that the assessment about the knowledge of the customer and the market on the pupils, more stakeholders low compared to the assessment of customer satisfaction and market performance.Keywords                   : ‘aisyiyah, stakeholder,market, pupils,satisfaction, assessment, indexCorrespondence to       : roositamd05@gmail.com ABSTRAK Penelitian salah satu amal usaha ‘Aisyiyah bertujuan untuk mengevaluasi dan memberikan penilaian pada pada pendidikan usia dini yaitu TK Bustanul ‘Athfal/’Aisyiyah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif-kuantitatif dengan studi kasus mengambil amal usaha TK ‘Aisyiyah di bawah majelis dikdasmen PCA Ciputat Timur dengan metode penilaian Malcolm Baldrige mengambil poin penilaian ketiga mengenai tentang customer and market focusdengan mengukur dua dimensi yaitu pengetahuan costumer-pasardan performance kepuasan pelanggan. Hasil menunjukkan pada dimensi pengetahuan sebesar 59,065% ketercapaiannya dari maksimal score pada indeks Malcolm Baldrige 40, sedangkan dimensi performance kepuasan pelanggan menunjukkan hasil  63,91667% dari score maksimal 45. Hal ini menunjukkan bahwa penilaian mengenai pengetahuan tentang customer dan pasar pada murid, stakeholder lebih rendah dibandingkan dengan penilaian mengenai performance kepuasan customer dan pasar.Kata kunci                  : angka kematian ibu, determinan jarak jauh, determinan intermediate,                                           Determinan hasilKorespondensi             : roositamd05@gmail.com
Waqf Asset Development through the Six Capitals and Sharia Principles: A Muhammadiyah Case Study Kusumawardani, Diyah Hesti; Suma, Muhammad Amin; Rini, Rini
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Sharia and Law, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v17i1.46733

Abstract

Waqf development faces substantial challenges, primarily due to limitations in financial capital. However, deficiencies in other forms of capital, including manufactured, human, intellectual, social, and natural capital, also impede progress. This study examines these issues through the dual lens of sharia compliance and sustainable finance assessment. Employing a qualitative case study approach, the research draws on primary data collected from a Focus Group Discussion (FGD) with six members of the Muhammadiyah Central Board (2015–2020), analyzed using NVivo software. Findings indicate that while Muhammadiyah demonstrates substantial social and human capital. However, there is a need to enhance environmental infrastructure, strengthen intellectual resources, and develop more effective financial strategies. These include establishing a dedicated waqf investment institution and formalizing the legal status of waqf assets. Holistic capital development is crucial to achieving effective and sharia-compliant waqf asset management. Abstrak:Pengembangan wakaf menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan modal, terutama modal finansial. Namun, kekurangan dalam bentuk modal lainnya—seperti modal fisik, manusia, intelektual, sosial, dan alam—juga menghambat kemajuan. Permasalahan ini dianalisis melalui penilaian kepatuhan syariah dan keuangan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan data primer yang diperoleh dari FGD bersama enam anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2015–2020, dan dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo. Muhammadiyah menunjukkan modal sosial dan manusia yang kuat, tetapi perlu meningkatkan fasilitas ramah lingkungan, modal intelektual, serta strategi keuangan, termasuk pembentukan lembaga investasi wakaf dan legalisasi aset wakaf. Pengembangan modal secara menyeluruh sangat penting untuk pengelolaan wakaf yang efektif dan sesuai syariah.