Kekerasan pada remaja merupakan tindakan atau perlakuan yang dapat mengakibatkan cedera dan tekanan mental atau trauma. Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seseorang kepada remaja dapat berupa kekerasan fisik, seksual dan emosional. Sekitar 17,8% yang mengalami trauma dari segala kekerasan yang pernah dialami sepanjang hidup, dan sisanya sebanyak 82,2% responden lainnya menyatakan tidak mengalami trauma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kekerasan pada remaja sekolah menengah pertama di Kabupaten Aceh Timur. Jenis penelitian berupa deskriptif, dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja siswa kelas VII,VIII,IX yang berjumlah 735 orang siswa SMP Negeri 1 Peureulak. Teknik pengambilan sample random sampling dengan jumlah responden sebanyak 129 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner baku yaitu childhood trauma questionnaire yang dikembangkan oleh James W. Pennebaker (2013). Waktu penelitian 10 September s/d 12 September 2020. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari 129 responden penelitian, 91,5% responden pernah mengalami kekerasan sedangkan untuk 8,5% responden lainnya mengakui tidak pernah mendapatkan kekerasan dalam bentuk apapun selama hidupnya. Direkomendasikan kepada petugas kesehatan agar dapat melakukan dan menyediakan edukasi kepada masyarakat khususnya orang tua mengenai dampak kekerasan pada anak dan remaja untuk peningkatan pengetahuan dan pengaplikasian didalam keluarga. Kata Kunci: Kekerasan, Anak dan Remaja ABSTRACTViolence in adolescents is an act or treatment that can result in injury and mental stress or trauma. Violent acts committed by a person to adolescents can be physical, sexual, and emotional violence. About 17.8% of respondents experienced trauma from all the violence they have experienced in their lifetime, and the remaining 82.2% of other respondents stated that they had not experienced trauma. This study aimed to determine the description of violence in junior high school adolescents in Aceh Timur Regency. This research is a descriptive study with a cross-sectional design. The population of this study was 735 students of VII, VIII, IX grade of State Junior High School (SMP Negeri) 1 Peureulak. The sampling technique used was the random sampling techniquewith 129 students as respondents. The data collection technique used was a standard questionnaire, namely the childhood trauma questionnaire developed by James W. Pennebaker (2013). The time of the research was September 10 to September 12, 2020. The study results concluded that, of the 129 research respondents, 91.5% of respondents had experienced violence. In contrast, 8.5% of the respondents admitted that they had never experienced violence in any form during their life. It is recommended that health workers conduct and provide education to the community, especially parents, about the impact of violence on children and adolescents to increase knowledge and its application in the family.Keywords : Violence, Children, and Adolescents