Imelda Imelda
Bagian Keilmuan Keperawatan Anak Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

TINGKAT KECEMASAN IBU TERHADAP KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DIFTERI PADA ANAK USIA SEKOLAH khalida zia; imelda imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit difteri menjadi salah satu penyebab masalah kesehatan pada anak usia sekolah karena dipengaruhi oleh sistem imun di dalam tubuh anak yang memang belum terbangun dengan sempurna. Hal ini menimbulkan berbagai kekhawatiran pada ibu. Kekhawatiran yang muncul disebabkan oleh toksin yang beredar dalam tubuh melalui darah dapat merusak organ tubuh dan menutup saluran nafas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan ibu terhadap kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri pada anak usia sekolah di Gampong X Kecamatan Baitussalam Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai  anak usia sekolah (6-12 tahun) di Gampong X Kecamatan Baitussalam Aceh Besar. pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling sebanyak 49 responden yang merupakan total dari keseluruhan populasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa univariat. Berdasarkah hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kecemasan ibu terhadap kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri pada anak usia sekolah, didapatkan bahwa mayoritas pada kategori kecemasan ringan sebanyak 69.4%. Diharapkan bagi orangtua untuk dapat mencari berbagai informasi mengenai masalah kesehatan anak, sehingga apabila anak mengelami masalah kesehatan, ibu tidak mengalami kecemasan yang berlebihan atau panik dan anak mendapatkan penanganan dengan cepat.
KOMUNIKASI PERAWAT DENGAN DAMPAK HOSPITALISASI PADA ANAK desi liana; imelda imelda imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak hospitalisasi menyebabkan kecemasan dan stres pada anak. Anak akan merasa nyaman selama perawatan dengan adanya dukungan sosial keluarga, lingkungan perawatan yang terapeutik, dan sikap perawat serta komunikasi yang terapeutik yang mempercepat proses penyembuhan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan komunikasi perawat dengan dampak hospitalisasi pada anak usia prasekolah di ruang rawat anak RSUDZA Banda Aceh tahun 2016. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif korelatifdengan desain cross sectional studydan  menggunakantotal  sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 39 orang perawat dan 78 orangtua anak.Penelitian ini dilakukan selama 4 hari.Alat instrumen berupa kuesioner untuk orangtua anak sebanyak (17 item pernyataan) dan observasi untuk perawat sebanyak (20 item pernyataan). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi perawat dengan dampak hospitalisasi  didapatkan hasil p=(0,04) α(0,05) komunikasi verbal dengan dampak hospitalisasi  didapatkan hasil berarti p = (0,03) α (0,05), pada  komunikasi nonverbal didapatkan hasil hubungan yang signifikan  p =(0,014) α (0,05).Peneliti menyarankan kepada perawat agar dapat memberikan komunikasi yang efektif  kepada anak supaya dampak hospitalisasi pada anak rendah.
PENGETAHUAN ORANGTUA TENTANG STIMULASI BAHASA DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK TODDLER DI ACEH abqariah abqariah; imelda imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak dilahirkan dengan mekanisme dan kemampuan untuk mengembangkan bicara dan ketrampilan bahasa. Mereka  tidak dapat berbicara dengan spontan. Lingkan harus membeikan cara bagi mereka untuk menguasai ketrampilan ini. Pengetahuan orang tua sangat perlu karena orang tua perlu memahami tahap-tahap perkembangan anak dan memberikan rangsangan yang tepat sesuai tahap perkembangan terutama pada anak toddler. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan orangtua tentang stimulasi bahasa dengan perkembangan bahasa pada anak usia toddler di Gampong Lampeudaya Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif koleratif. Polulasinya adalah seluruh orang tua orang tua yang memiliki anak usia  toddler di Gampong Lampeudaya Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah  total sampling, sebanyak 43 responden.  Alat pengumpulan data berupa kuesioner dan formulir DDST (Denver Developmental Screening Test). Hasil penelitian didapatkan 43 responden, sebanyak 58,1% pengetahuan orangtua tentang stimulasi bahasa pada kategori baik dan sebanyak 74,4%  anak dengan perkembangan bahasa pada kategori normal. Hasil uji chi-square diperoleh p-value=0,031 (α=0,05) yang berarti ada hubungan pengetahuan orangtua tentang stimulasi bahasa dengan perkembangan bahasa pada anak usia toddler. Saran bagi orang tua yang memiliki anak usia toddler agar dapat memahami dan mengerti tentang cara menstimulasi perkembangan bahasa pada anak sesuai dengan tahap pekembangan anak agar dapat mencapai tumbuh kembang yangg optimal. 
PENANGANAN BALITA STUNTING OLEH ORANGTUA dina dhaifina; Imelda imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis pada balita yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama yang berakibat pada gangguan perkembangan otak anak. Peran orangtua dalam menangani balita stunting sangat besar terutama terkait pola asuh, pola makan, serta sanitasi. Namun penelitian terkait hal tersebut masih sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penanganan balita stunting di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan  deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan metode purposive sampling, sampel sebanyak 73 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian didapatkan penanganan balita stunting oleh orangtua berada pada kategori baik sebanyak 57,5%. Pemberian pola asuh sebanyak 58,9% berada pada kategori kurang baik, pola makan sebanyak 65,8% berada pada kategori kurang baik dan 67,1% sanitasi berada pada kategori baik. Direkomendasikan kepada Puskesmas Banda Aceh agar memodifikasi program promosi kesehatan dan dapat mengevaluasi orangtua balita sehingga dapat mencegah dan meminimalisir stunting. agar orangtua dapat menunjukkan reaksi positif dan memiliki tingkat kecemasan ringan selama anak dirawat di rumah sakit.
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PENCEGAHAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS KUTA MALAKA ACEH BESAR ria amelia; imelda imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISPA adalah lima penyakit terbesar  yang sering dialami oleh Balita. Komplikasi ISPA akan berdampak pada kesehatan anak sehingga dibutuhkan upaya untuk mencegah ISPA. Pengetahuan ibu dan sikap yang baik dapat membantu dalam melakukan upaya pencegahan ISPA. Kurang  memadai  informasi dan  sikap yang negatif terhadap ISPA akan mengurangi upaya ibu dalam pencegahan ISPA.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu dalam pencegahan ispa pada balita di Puskesmas Kuta Malaka Aceh Besar. Desain penelitian ini deskriptif. Penentuan jumlah sampling menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah populasi 153 orang dan sampel 60 orang. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner  yang  terdiridari 27 pernyataan. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 17 juli s/d 26 juli 2017. Hasil dari penelitian ini didapatkan gambaran pengetahuan ibu dalam pencegahan ISPA  pada balita di puskesmas Kuta Malaka Aceh Besar, berada pada kategori baik yaitu 31 dari 58 responden (53,4%). Sikap ibu dalam pencegahan ISPA  pada balita di puskesmas Kuta Malaka Aceh Besar berada pada kategori positif yaitu 34 dari 58 responden dengan persentase (58,6%).Diharapkan pada perawat agar dapat memberikan dukungan mental, dukungan informasi, serta pendidikan kesehatan kepada keluarga khusunya ibu sehingga menjadi lebih baik lagi tingkat pengetahuan dan sikap dalam pencegahan ISPA.