Sitti Nadirah
IAIN Datokarama Palu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANAK DIDIK PERSPEKTIF NATIVISME, EMPIRISME, DAN KONVERGENSI Sitti Nadirah
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 16 No 2 (2013): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2013v16n2a6

Abstract

Abstrak: Anak didik merupakan individu yang mengalami pertumbuhan dan perkemba-ngan yang memerlukan bimbingan orang dewasa. Nativisme berpendapat bahwa perkembangan manusia ditentukan oleh potensi sejak lahir dan lingkungan tak dapat merubahnya. Sedangkan aliran Empirisme menjelaskan bahwa manusia sangat dipengaruhi dan ditentukan oleh lingkungan alam sekitarnya. Aliran Konvergensi berpendapat bahwa pembawaan dan lingkungan kedua-duanya sangat menentukan perkembangan manusia. Dalam padangan al-Qur’an fitrah manusia diberikan Allah sebagai bawaan dari lahir tetap memerlukan proses interaksi dari lingkungan sekitar secara dinamis.Abstract: The students are individuals who experience growth and development and re-quire adult guidance. Nativism argues that human development is determined by the potential from birth and cannot be changed by environment; However, Em-piricism explained that the human was heavily influenced and determined by their environment. Different from Nativism and Empiricism, Convergence argues that nature and nurture (environment) are both crucial for human development. In the Qur'an perspective, human is born with their nature (fitrah) as a potential given by Allah, but still requires the interaction with their environment dynamically.