Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN RESILIENSI DALAM MENGHADAPI ANCAMAN COVID-19 Ruwanda Tamarin; Riski Andrian Jasmi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.35442

Abstract

Covid-19 atau yang biasa disebut virus korona di tahun 2019 telah melanda semua negara, di antaranya Indonesia. Berdampak pada semua aspek kehidupan, seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Individu dituntut harus mampu beradaptasi dengan sangat baik di situasi baru yang pasti sangat berbeda dari kehidupan sebelumnya. Dengan adanya perubahan keadaan kehidupan membuat masyarakat kesulitan dalam menjalani kehidupan seperti yang biasa mereka lakukan pada umumnya. Hal itu disebabkan karena masyarakat mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan situasi serta kondisi di masa pandemi. Persoalan ini menarik untuk dikaji dalam kegiatan pengabdian dengan melakukan bimbingan di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada masyarakat agar mampu dalam menyesuaikan diri dengan perubahan kehidupan yang baru yaitu di masa pandemi. Melalui pengembangan kegiatan pelayanan, diharapkan masyarakat dapat beradaptasi dengan situasi epidemi, menguasai berbagai kemampuan pengelolaan informasi, serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya mematuhi peraturan perundang-undangan untuk menjaga kesehatan. Dalam bidang pendidikan resiliensi masyarakat menjadi bagian yang sangat penting yaitu menunjang sarana dan prasarana di dalam sistem pembelajaran yang saat ini dilakukan dengan sistem pembelajaran online. Kemudian dalam aspek ekonomi masyarakat diharapkan mampu dalam mengelola berbagai kreatifitas juga berinovasi di dalam menjaga kelangsungan hidup, sehingga masyarakat dapat meresiliensikan diri dalam menghadapi ancaman virus korona. Tahapan kegiatan pengabdian yang dilakukan menggunakan pendekatan partisipatif yaitu dengan particapatory rapid appraisal (PRA). Dengan tahap identifikasi, tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menuunjukkan peningkatan kapasitas kemampuan masyarakat dalam meresiliensikan diri dalam menghadapi ancaman Covid-19.