Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CENANG TIGO: MUSIK TRADISIONAL MASYARAKATKAMPUNG AIR MERUAP Fulzi, Nadya; Suharti, Suharti; Satria, Aulia
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 1 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1777.877 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v19i1.129

Abstract

Kesenian  (musik)  Cenang  Tigo  merupakan  kesenian  tradisional  yang  berasal  dari Kampung Air Meruap Kenagarian Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Ensambel Cenang Tigo terdiri dari tiga buah instrumen cenang yang dimainkan oleh tiga orang pemain wanita dengan menggunakan teknik interlocking. MusikCenang Tigo memiliki bentuk dan fingsi yang khas sesuai dengan konteks adat dan sosial budayanya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian musikCenang Tigo dengan masing-masing fungsinya dalam masyarakat Kampung Air Meruap. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif   dengan   pendekatan   multidisiplin.   Pengumpulan   data   dilakukan   melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan dengan cara mengklasifikasikan, mengkategorisasikan dan menghubungkan data dengan serangkaian konsep. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep bentuk dari Djelantik dan konsep fungsi dari Merriam. Hasil dari penelitian ini berupa deskripsi dan analisis tentang bentuk dan fungsi penyajian musik Cenang Tigo dalam konteks adat dan sosial budaya masyarakatnya.
TALEMPONG PACIK TRAINING AS A STRATEGY FOR LOCAL CULTURAL PRESERVATION AND THE DEVELOPMENT OF MUSICAL INTELLIGENCE AMONG STUDENTS OF SMAN 3 PADANG PANJANG Suhadri, Fadlika; Fulzi, Nadya
Bhandar: Harvesting Community Service in Asia Vol 2, No 2 (2025): Bhandar: Harvesting Community Service in Asia
Publisher : Bhandar: Harvesting Community Service in Asia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/bhandar.v2i2.1699

Abstract

This study examines the implementation of Talempong Pacik training as an effort to preserve traditional culture while simultaneously enhancing the musical intelligence of students at SMAN 3 Padang Panjang. The focus of this paper is on training activities conducted at SMAN 3 Padang Panjang through collective and group-based practice. The results indicate that Talempong Pacik training not only strengthens students’ understanding of local cultural identity but also improves motor coordination skills, rhythmic sensitivity, group cooperation, and interest in traditional music. These findings underscore the importance of Talempong Pacik training as part of the local content curriculum and extracurricular activities at SMAN 3 Padang Panjang. The study recommends the continuity of training programs, the provision of competent instructors, and collaboration between schools and art communities as sustainable strategies for cultural preservation.