Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Islamic Nursing

GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT PUSKESMAS DENGAN TINGKAT KETERLAKSANAAN KEGIATAN PERKESMAS DI KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Hajaratul Azwaningsih Ibrahim; Ani Auli Ilmi; Hasnah Hasnah
Journal of Islamic Nursing Vol 2 No 2 (2017): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.168 KB) | DOI: 10.24252/join.v2i2.3979

Abstract

Community health care activities (Perkesmas) is a clinic program which is integrated activities in computsory health efforts as well as health development efforts. This study aims to find out the description of the knowledge of clinic nurse with level implementation of communityhealth care activities in Rappocini district Makassar city. The research design use is descriptive research type with cross sectional approach with number of samples 30 respondents using non probability sampling technique. Data collection use questioner. Data analysis using chi-square test. The result show that the respondents who have good knowledge of 73,3% and respondents who have the level of implementation optimal perkesmas activities by 80%. The result of chi-square test stowed that there was a correlation between the clinic nurse knowladge with the level implementation of community health care activity (p= 0,013). This research recommends to clinic nurse in order to take an active role in participating in training of public health officer to increase their ability in conducting the activity of health center.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG CUCI TANGAN MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL Nur Ridha Sasmitha; Ani Auli Ilmi; Huriati Huriati
Journal of Islamic Nursing Vol 2 No 2 (2017): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.497 KB) | DOI: 10.24252/join.v2i2.3980

Abstract

Perilaku cuci tangan sering dianggap sebagai hal yang sepele di masyarakat, padahal cuci tangan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan status kesehatan masyarakat. Anak-anak usia sekolah mempunyai kebiasaan kurang memperhatikan perlunya cuci tangan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika dilingkungan sekolah. Sehingga anak usia sekolah sangat perlu diberikan pendidikan kesehatan. penggunaan media dalam proses pendidikan kesehatan dan pemberian informasi meningkatkan keefektifan dan keaktifan siswa, tergantung dari jenisnya, ketersediaannya dan kemampuan dalam mempergunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan audiovisual terhadap pengetahuan cuci tangan pada anak usia sekolah. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimen dengan rancangan Pre test-Post test with Control Group. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober sampai November 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, V dan VI dengan jumlah populasi 102 orang.. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling sebanyak 21 responden. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan Wilcoxon test dan Mann-Whitney Test Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden pada kelompok intervensi memiliki pengetahuan saat pre-test dalam kategori baik yaitu sebanyak 12 responden (57,1) dan nilai pengetahuan saat post-test meningkat menjadi 17 responden (81%) dalam kategori baik. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak terjadi peningkatan pengetahuan yaitu sebagian besar responden pada kelompok kontrol memiliki pengetahuan saat pre-test dan post-test dalam kategori baik sebanyak 12 responden (57,1%). Hasil uji statistik dengan Mann-Whitney test didapatkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan audiovisual terhadap pengetahuan tentang cuci tangan pada anak usia sekolah (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, media video ini dapat menjadi salah satu media yang efektif digunakan dalam penyuluhan kesehatan. Selain itu, sebaiknya petugas kesehatan terutama bekerja sama dengan instansi pendidikan mengadakan pendidikan kesehatan dengan memanfaatkan media audiovisual agar dapat meningkatkan pengetahuan dan informasi anak usia sekolah tentang cuci tangan
GAMBARAN TINGKAT SPIRITUALITAS LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS DI KEC.PANAKUKANG Trini Andini Muchtar; Ani Auli Ilmi; syisnawati syisnawati
Journal of Islamic Nursing Vol 3 No 1 (2018): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.294 KB) | DOI: 10.24252/join.v3i1.5590

Abstract

Pendahuluan:Aspek spiritualitas secara langsung berdampak dalam periode kehidupan manusia. Dimensi spiritual terdiri atas dua aspek yakni aspek vertikal  dan horizontal. Aspek vertikal berkaitan dengan keyakinan seseorang dengan sang pencipta atau dunia supranatural sedangkan aspek horizontal berkaitan dengan lingkungan dan lainnya. Spiritualitas yang baik dapat membantu lansia dalam menghadapi kenyataan dan menjadi obat yang baik dalam setiap permasalagan dan kekecewaan yang diakibatkan dari penuaan yang dialami lansia seperi penurunan fungsi fisik dan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambarang tingkat spiritualitas pada lansia yang mengalami penyakit diabetes melitus di puskesmas wilayah kerja kecamatan panakukang. Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 16 Mei-30 Juni 2018 dengan metode penelitian deskriptif. Analisa data menggunakan nilai median sebagai ukuran pemusatan untuk menentukan kategori tingkat spritualitas pada lansia. Responden dalam penelitian ini sebanyak 43 responden dengan teknik total sampling yakni lansia yang mengidap penyakit diabetes mellitus dan mengikuti program Prolanis. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebesar 53,5% responden memiliki spiritualitas yang baik dan 46,5% responden memilki spritualitas yang cukup, pada perhitungan untuk setiap sub dimensi didapatkan hasil (1) hubungan dengan Allah swt kategori baik 55,8% responden dan kategori cukup 44,2% responden (2) hubungan dengan sesama kategori baik 83,7% responden dan kategori cukup 16,3% responden (3) hubungan dengan lingkungan kategori baik 65,1% responden dan kategori cukup 34,1% responden (4) hubungan dengan diri sendiri kategori baik 72,1% responden dan kategori cukup 27,9% responden (5) hubungan orang tua-anak katergori baik 88,4% responden dan kategori cukup 11,6% responden.Kesimpulan: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat spiritualitas lansia yang mengidap penyakit diabetes mellitus di Kecamatan Panakukang sebagian besar baik dengan perhitungan disetiap sub dimensi menunjukkan juga kategori yang baik
SELF-MANAGEMENT DAN DUKUNGAN KELUARGA PADA LANJUT USIA DENGAN PENYAKIT KRONIS Ani Auli Ilmi; Nurul Fatimah; Patima Patima
Journal of Islamic Nursing Vol 3 No 2 (2018): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.562 KB) | DOI: 10.24252/join.v3i2.6834

Abstract

Chronic illness is a long-term health disorder and cannot be cured without definitive treatment, requires lifelong support and care. In the elderly there is a decline in cells due to the aging process which can cause various diseases including chronic diseases. Chronic illness Not only causes pain, death, and physical disability of sufferers, but also a long treatment procedure can cause sufferers to experience psychological stress and feel hopeless. So that good family support is needed which can further improve good self-management in patients. Therefore, the authors are interested in conducting a literature study to determine the effect of self-management and family support on age and chronic illness. This type of writing is a literature review using Google Scholar and Garuda Portal. Then after the identification, screening and feasibility process, there are 4 national literature, 2 international literature and 1 text book that fits the inclusion criteria. Based on the results of the seventh literature, it can be concluded that there is a positive influence on self-management and family support on the handling of the elderly with chronic diseases. Both are interconnected, clients with chronic diseases can trust and use self-management well when they get support from a good family. Therefore elderly people with chronic diseases and families are expected to be able to apply this to be one of the actions in dealing with chronic diseases.