Penelitian ini bertujuan untuk membuat analisis kuadran untuk mengetahui kinerja bank syariah di Indonesia dengan membandingkan tingkat efisiensi melalui metode Data Envelopment Analysis (DEA) dan tingkat produktivitas melalui Malmquist Productivity Index. Kedua pendekatan ini sangat cocok dilakukan pada bank syariah di Indonesia karena akan mengetahui hasil yang lebih komprehensif, karena hasil yang diperoleh tidak hanya hasil dari membandingkan satu komponen saja. Penelitian dilakukan pada bank syariah di Indonesia pada periode 2013 sampai 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank yang memiliki tingkat efisiensi tertinggi yaitu Bank Panin Syariah sedangkan bank yang memiliki efisiensi terendah yaitu Bank Mega Syariah. Adapun tingkat efisiensi bank syariah tertinggi terjadi di tahun 2015. Bank yang memiliki tingkat produktivitas tertinggi yaitu Maybank Syariah sedangkan bank yang memiliki tingkat produktivitas terendah yaitu bank Panin Syariah. Hasil analisis kuadran menunjukkan bahwa bank yang memiliki kinerja terbaik yaitu tingkat efisiensi tinggi dan produktivitas tinggi adalah Bank Muamalat dan MayBank Syariah. Sedangkan bank yang memiliki kinerja terendah adalah Bank Mega Syariah, Bank BCA Syariah dan Bank Victoria Syariah.