Pulau Bali selain memiliki kelurahan dan desa yang bersifat adiministratif juga memiliki desa yang mempunyai sifat otonomi asli dengan sebutan Desa Adat atau Desa Pakraman. Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini memiliki salah satu lembaga keuangan milik masyarakat tingkat desa yaitu LPD. Berdiri dan berkembangnya LPD di Bali pada dasarnya untuk membantu pembangunan di tiap-tiap Desa Adat sebagai kekuatan untuk menjaga adatnya. Peran penting LPD sangat dirasakan oleh masyarakat terutama untuk mendukung kegiatan seperti odalan dan hari raya besar umat hindu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimanakah eksistensi lembaga perkreditan desa dalam memberikan pelayanan pada masyarakat desa adat legian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyajian data, analisis data, kesimpulan. Kepala Pimpinan selama menjabat sudah melaksanakan proses pelayanan yang baik. Selain itu Kepala Pimpinan LPD dalam menjalankan tugasnya memiliki aturan berdasarkan SOP. Jenis pelayanan yang ada di LPD legian sudah diterapkan lebih dari maksimal. Kepala Pimpinan dalam memberikan pembinaan kepada pegawai seperti memberikan pendidikan untuk menambah wawasan. Fasilitas yang diberikan LPD kepada pegawai seperti memberikan computer, kredit sepeda motor.