Barizah Miratul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH ANTRA KEMAMPUAN MANAJEMEN WAKTU BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJARFISIKA Barizah Miratul
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 3 No 1 (2015): Vol 3, No 1, 2015
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.354 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v3i1.4101

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik manajemen waktu belajar peserta didik, kemampuan berfikir kritis, dan hasil belajar fisika peserta didik di SMA Negeri 5 Pasangkayu, sekaligus untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh manajemen waktu belajar dan kemampuan berfikir kritis terhadap hasil belajar fisika peserta didik di SMA Negeri 5 Pasangkayu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 peserta didik  yang diambil melalui pertimbangan tertentu. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan  angket dengan skala likert untuk menggambarkan data manajemen waktu belajar (X1) dan instrument test untuk  kemampuan berfikir kritis (X2) selain itu instrument test   yang digunakan untuk  hasil belajar fisika  (Y). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial yaitu analisis regresi ganda dengan uji “t” dan uji  “f”. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif untuk manajemen waktu  belajar  fisika di SMA Negeri 5 Pasangkayu diperoleh nilai rata-rata 76  dengan nilai terendah 56  dan 88 dari nilai ideal 100. Sehingga disimpulkan bahwa manajemen waktu belajar  fisika di SMA Negeri 5 termasuk dalam kategori cukup. Kemampuan berfikir kritis peserta didik di SMA Negeri 5 Pasangkayu diperoleh nilai rata-rata  91 dengan nilai  terendah  70 dan tertinggi 100 dari nilai ideal 100. Sehingga disimpulkan bahwa berfikir kritis peserta didik di SMA Negeri 5 Pasangkayu termasuk dalam kategori  tinggi. Untuk hasil belajar fisika  diperoleh nilai rata-rata  90  dengan nilai terendah 70 dan tertinggi 100. Sehingga disimpulkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik di SMA Negeri 5 Pasangkayu  termasuk dalam kategori tinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi bagi sekolah untuk senantiasa mempertahankan atau meningkatkat hasil  belajar  dalam proses pembelajaran di kelas.