Indah Puspitasari
Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM TERHADAP MINAT BACA SELAMA PANDEMI COVID-19 Indah Puspitasari
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i4.2174

Abstract

Masa pandemi merupakan masa transisi manusia terhadap penyebaran virus yang mampu merenggut nyawa umat manusia. Hal ini sangat berpengaruh terhadap sifat, interaksi, sosial, ekonomi dan pembatasan aktifitas antar manusia dalam menjalani rutinitas kehidupan sehari-hari. Penyebarannya mampu mempengaruhi aktivitas di dunia pendidikan. Pendidikan sebagai media penyampaian ilmu pengetahuan dengan peserta didik yang banyak mampu diindikasikan sebagai tempat penyebaran  covid-19 di lingkungan sekolah. Masalah ini sangat mengubah cara kerja guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa yang dulunya secara tatap muka, kini dilakukan secara daring. Dampak dari pandemi terhadap pembelajaran siswa di SD Negeri Tanggungkramat seperti: minat baca siswa menurun, keinginan belajaran siswa berkurang, tugas atau PR siswa kebanyakan dikerjakan oleh orang tuanya. Perilaku tersebut secara berkesinambungan meminta bantuan mengerjakan tugasnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini mempergunakan penelitian pustakawan untuk kajian teoritis, referensi serta literatur ilmiah lainnya yang berkaitan dengan budaya, nilai dan norma yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. Solusi yang bisa diberikan dari pemerintah dalam menanggulangi pendidikan di tengah pandemi dengan mempergunakan pembelajaran secara daring seperti google classroom. Google classroom memberikan fasilitas bagi guru dan siswa dalam menyampaikan materi, tugas dan kuis. Fitur ini membantu guru dalam penyampaian materi secara daring tanpa mengurangi rasa tatap muka dari guru ke siswa seperti dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pembelajaran Bahasa Indonesia akan lebih optimal disampaikan secara tatap muka dan lebih optimal di tangkap oleh siswa. Penggunaan google classroom sebagai media penyampaian materi, tugas dan kuis ke siswa diharapkan mampu memberikan minat baca serta antusias siswa yang lebih baik di masa pandemi.
STRUKTUR DAN FUNGSI MITOS MBAH NGANTEN DI DESA TANGGUNGKRAMAT Indah Puspitasari
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2022): MARET 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i1.2282

Abstract

AbstractThis study aims to determine the structure and function of myths in Kramat hamlet, Tanggungkramat village, Ploso sub-district, Jombang district. The method used in this research is interview technique and data transcription. In this study, it was found that the myth in Kramat hamlet is still highly trusted by the surrounding community and influences the daily life of the people of Kramat hamlet, Tanggungkramat village, Ploso District, Jombang Regency. After conducting research, collecting data, then analyzing it, the structure and functions contained in the myths in Kramat hamlet, Tanggungkramat village are obtained as follows. (1) geographical level, covering the character's journey until the myth occurs; (2) the economic level, including the community's desire for a job, the work of one of the figures to be imitated by the community, and the work of the community related to the figure; (3) the sociological level, including the relationship between the figures and the community; (4) the cosmological level, which includes things that rarely actually happen in the world. The functions contained in the myths in the village of Tanggungkramat include (1) as a form of entertainment, the community holds village alms for certain purposes; (2) As a means of legalizing cultural institutions and institutions, the community asks for the help of the three mythical figures so that what is planned goes smoothly; (3) as a means of educating children, instilling a trusting and helpful attitude; (4) as a coercive and supervisory tool so that community norms will always be obeyed by collective members, there are rules or prohibitions that must be obeyed or implemented by the community.Keywords: Myth, Structure, Function.