Ati Adiati
SKh Bahari Labuan Pandeglang Banten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSAKATA BERBASIS DENAH DESA TELUK LABUAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PENERAPAN METODA MATERNAL REFLEKTIF (MMR) DI KELAS IV SDLB/B BAHARI Ati Adiati
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2511.04 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v2i1.1496

Abstract

Pokok Permasalahan utama anak tunarungu adalah miskin bahasa. Kekurangmampuan berbahasa disebabkan oleh minimnya kosakata yang dimiliki oleh anak tunarungu. Keterampilan berbahasa seseorang dipengaruhi oleh jumlah kosakata yang dimilikinya. Oleh karena itu, sejak dini seseorang sudah diperkenalkan sejumlah kosakata baik oleh orang tuanya, saudara dan teman-temannya. Ketika anak memasuki usia sekolah maka bertambahlah kosakata yang dia miliki, begitu pula dengan anak tunarungu. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan penguasaan kosakata Berbasis Denah Desa Teluk Labuan Pandeglang pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan Metoda Maternal Reflektif (MMR)  Di Kelas IV SDLB/B Bahari Kabupaten Pandeglang Banten. Hasil analisis data yang diperoleh setelah dilakukan tindakan dalam pembelajaran. Pada kegiatan siklus I memiliki rata-rata penguasaan kosa kata sebesar 16,7 dengan jumlah kosakata sebanyak 67 kosa kata dengan tingkat prosentase penguasaan 34%, dan meningkat sangat baik pada siklus II memiliki rata-rata penguasaan kosa kata sebesar 25,76 dengan jumlah kosa kata sebanyak 103 kosa kata dengan tingkat prosentase penguasan kosa kata 53%. Pada intinya, penerapan Metoda Maternal Reflektif (MMR) berbasis denah desa Teluk Labuan dapat meningkatkan penguasaan kosa kata bagi siswa Kelas IV SDLB/B Bahari Kabupaten Pandeglang Banten yang berimbas pada peningkatan hasil belajar siswa.