Kristina Dwiatmini
Balai Penelitian Tanaman Hias

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keragaan Karakter Kualitatif Hasil Persilangan Anggrek Phalaenopsis Kristina Dwiatmini
Jurnal Hortikultura Vol 23, No 4 (2013): Desember 2013
Publisher : Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jhort.v23n4.2013.p291-299

Abstract

Pemanfaatan plasma nutfah untuk mendapatkan klon-klon harapan baru pada anggrek Phalaenopsis, khususnya jenis multiflora dilakukan pada beberapa tahun terakhir. Salah satu cara pemanfaatannya ialah menggunakan plasma nutfah tersebut untuk bahan persilangan, sehingga mendapatkan keragaman genetik karakter anggrek Phalaenopsis. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui keragaan karakter kualitatif dan keragaman warna bunga hasil persilangan anggrek Phalaenopsis. Penelitian dilakukan mulai Bulan September 2005 sampai dengan Desember 2012 di Rumah Kaca Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung, dengan ketinggian 1.100 m dpl. Populasi F1 diperoleh dengan melakukan persilangan searah. Biji hasil silangan disebar pada media Vacin & Went (V&W) dan atau Knudson, selanjutnya protokorm yang terbentuk dijarangkan atau disubkultur pada media V&W dan setelah menjadi planlet disubkultur pada media V&W dengan tambahan pisang dan charcoal. Selanjutnya planlet diaklimatisasi pada media pakis cacah, dan bertahap diindividukan sampai menjadi tanaman dewasa. Pengamatan dilakukan terhadap umur panen buah, waktu terbentuk protokorm, waktu aklimatisasi, dan waktu berbunga pertama kali. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada umur panen buah, waktu terbentuknya protokorm, waktu aklimatisasi, dan waktu berbunga pertama kali. Diperoleh keragaman warna, corak, maupun tipe bunga pada persilangan anggrek Phalaenopsis. Implikasi hasil yang diperoleh dari persilangan ini ialah mendapatkan informasi selang waktu dalam setiap tahap persilangan, informasi tetua-tetua yang dapat disilangkan, dan meningkatkan keragaman anggrek Phalaenopsis yang dapat langsung dilepas karena keunggulan yang dimiliki, atau digunakan  sebagai tetua untuk disilangkan lanjut atau disilang balik karena masih diperlukan ter-introgressi-nya karakter unggul yang diharapkan.