Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN MAGNETIK BARIUM HEKSAFERITE DARI MINERAL YAROSIT ALAM DAN KARAKTERISASINYA Saragi, T. -; Syakir, N -; Noelik, E. -; Gustaman, D. -
Bionatura Vol 14, No 2 (2012): Bionatura Juli 2012
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.776 KB)

Abstract

Bahan magnet permanen Barium Heksaferrite (BaFe12O19) telah berhasil dibuat dengan metode reaksi padatan dengan bahan dasar Fe2O3 yang diperoleh dari pemurnian bahan alam mineral yarosit. Dalam paper ini akan dikaji pengaruh penambahan aditif CuO-TiO2 dengan konsentrasi 3% mol dan variasi suhu sintering (1000°C, 1150°C dan 1300°C) terhadap kualitas dan karakteristik energi potensial maksimum (B-H)max BaFe12O19. Berdasarkan pengukuran struktur kristal (XRD), kualitas puncak kristal BaFe12O19meningkat seiring dengan berkurangnya puncak pengotor baik terhadap suhu sintering maupun terhadap penambahan aditif. Dari pengukuran SEM dihasilkan adanya peningkatan ukuran butiran terhadap suhu sintering dan terhadap penambahan aditif. Dari pengukuran Permagraph pada sampel tanpa aditif,dihasilkan peningkatan (B-H)maks terhadap semua variasi suhu sintering, sedangkan pada sampel dengan aditif, dihasilkan peningkatan (B-H)maks sampai pada suhu 1150°C dan berkurang pada suhu 1300°C. Penambahan aditif (CuO–TiO2) akan menurunkan suhu sintering, namun menyebabkan ukuran butiran semakin besar, sehingga mengurangi kualitas energi potensial yang dihasilkan.Kata kunci: Magnet, magnetisasi, ukuran butiran, (B-H)maks
APLIKASI PEMBANGKIT LISTRIK MIKROHIDRO UNTUK PENERANGAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DI KECAMATAN CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG Bahtiar, A. -; Hidayat, D. -; Mindara, J.M. -; Syakir, N -; Wibawa, B.M. -
Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.995 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v4i1.9031

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro atau PLTMH merupakan suatu sistem pembangkit listrik skala kecil yangmenggunakan tenaga air sebagai tenaga penggeraknya seperti, saluran irigasi, sungai atau air terjun alam dengancara memanfaatkan ketinggian dan debit air. Semakin tinggi ketinggian dan debit air maka semakin besar energiair yang dapat diubah menjadi energi listrik Mikrohidro dapat pula memanfaatkan ketinggian air yang tidak terlalubesar, misalnya dengan ketinggian air 2,5 meter untuk menghasilkan daya listrik 400 Watt. Relatif kecilnyaenergi yang dihasilkan mikrohidro dibandingkan dengan PLTA skala besar, PLTMH memiliki implikasi pada relatifsederhananya peralatan serta kecilnya areal yang diperlukan untuk instalasi, pengoperasian mikrohidro dan tidakmenimbulkan kerusakan lingkungan, sehingga cocok untuk menjangkau ketersediaan jaringan energi listrik di daerahdaerahterpencil dan pedesaan.Program PPM Prioritas ini membuat sistem PLTMH menggunakan selokan untuk pengairan sawah dan kebunsayuran dan mengaplikasikannya untuk lampu penerangan jalan di Kampung Tutugan, Kampung Tutugan, DesaCisondari Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. Lokasi tersebut dipilih, karena memiliki sungai yang mengalirdari pengunungan ke daerah lembah dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber PLTMH. Peneranganjalan terutama di malam hari sangat diperlukan untuk meningkatkan akses masyarakat dan pengguna jalan, karenaakses jalan menuju daerah tersebut sangat sempit dan melalui turunan serta tanjakan yang berbelok dan curam serta rawankecelakaan. PLTMH yang dikembangkan menggunakan sistem turbin yang diputar dengan air yang disalurkandari selokan melalui pipa dengan ketinggian 20 meter dan kemiringan 30 derajat, sehingga mampu menghasilkandaya listrik diatas 300 Watt. Lampu penerangan yang sudah terpasang adalah sebanyak 10 buah dengan daya 100 Wattdan sisanya masih dapat digunakan untuk peralatan listrik lain. Penerangan ini diharapkan mampu meningkatkanakses masyarakat ke daerah tersebut terutama pada malam hari. Masih diperlukan optimasi sistem turbin untukmeningkatkan daya listrik luaran yang dihasilkan. kata Kunci: Pembangkit listrik, tenaga mikrohidro, energi listrik-daerah terpencil, ramah lingkungan