This Author published in this journals
All Journal Bionatura
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FABRIKASI DAN KARAKTERISASI KRISTAL FOTONIK SATU DIMENSI UNTUK APLIKASI BIOSENSOR OPTIK Hidayat, S. -; Safriani, L. -; Nurhilal, O. -
Bionatura Vol 15, No 1 (2013): Bionatura Maret 2013
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi kristal fotonik satu dimensi (1D)dari bahan polimer hibrid, untuk diaplikasikan sebagaibiosensor optik. Bahan polimer hibrid diperoleh secarasintesis dari 3-(Trimethoxysilyl)propyl methacrylate(TMSPMA) dengan metode sol-gel. Untuk mengaktifkansifat lasingnya, prekursor polimer hibrid dimodifikasidengan kromofor (4-dicyanmethylene-2-methyl-6-(p-dimethylaminostyryl)-4H-Pyran (DCM) melalui metode guesthost.Selanjutnya dilakukan fabrikasi kristal fotonik 1Ddengan teknik interferensi Lloyd Mirror. Hasil pengujianmenunjukkan bahwa polimer hibrid dapat bersatu secarahomogen dengan kromofor DCM. Polimer hibrid dapatberubah fasa dari gel menjadi padat apabila disinari dengancahaya UV. Fabrikasi kristal fotonik 1D dapat dilakukandengan menggunakan berkas cahaya terpola, yangdihasilkan dari metode interferensi Lloyd Mirror. Metodetersebut telah diketahui cukup baik untuk memfabrikasikristal fotonik 1D dengan beragam periode kisi.
ASOSIASI Alstonia spp DI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON Hidayat, S. -; Juhaeti, T. -
Bionatura Vol 15, No 1 (2013): Bionatura Maret 2013
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.906 KB)

Abstract

Terdapat tiga spesies pulai yang ditemukan di kawasanTaman Nasional Ujung Kulon (TNUK), yaitu pulaihitam (Alstonia angustiloba Miq.), pulai kuning (Alstoniascholaris (L.) R.Br.) dan pulai peucang (Alstoniaspectabilis R.Br.). Tujuan penelitian untuk mengetahuiasosiasi ketiga spesies pulai tersebut dengan spesiestumbuhan lain maupun dengan faktor-faktor lingkungan.Metode yang digunakan adalah purposive randomsampling dengan membuat 12 transek berukuran 100m x 10 m. Data yang teramati kemudian diolah denganmenggunakan tabel kontingensi 2x2 dan perangkatprogram Canoco for Windows 4.5. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pulai kuning tidak berasosiasidengan spesies tumbuhan lain, sedangkan pulai hitamberasosiasi dengan Barringtonia gigantostachya danSyzygium hirtum, dan pulai peucang berasosiasi denganDioscorea hispida, Lagerstromia speciosa, dan Phaleriacapitata. Keberadaan pulai hitam dapat diduga pada kawasanyang vegetasinya lebih beragam dan berasosiasi dengankondisi suhu udara dan tingkat keasaman tanah.Sementara itu pulai kuning berasosiasi negatif dengankeragaman tumbuhan herba dan merambat, tetapilebih bebas dari faktor-faktor lingkungan dibandingkankeberadaan pulai hitam.