Irwansyah Irwansyah
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Konsep Diri para Pengguna TikTok dalam Memenuhi Social Needs pada Uses and Gratification Theory Filza Alifah Hasny; Shavira Hanza Renadia; Irwansyah Irwansyah
JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jlmk.v5i2.1671

Abstract

This qualitative study focuses on self-exploration of TikTok users in finding and creating educational content with fellow social network users. Researchers see the role of human needs psychologically and socially, which raises certain expectations from using TikTok and leads to fulfillment of needs. Researchers also saw the comparison of Gratification Sought (GS) with Gratification Obtained (GO) as the fulfillment of the needs sought to achieve the satisfaction desired by individuals in using TikTok. Researchers found that there were internal and external factors in self-exploration that influenced the fulfillment of the needs of using TikTok.
Komodifikasi dalam Tayangan Anak di YouTube: Studi Kasus Ryan's World dan Super Duper Ziyan Andrea Soegiarto; Irwansyah Irwansyah
Scriptura Vol. 13 No. 2 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.13.2.101-107

Abstract

Perkembangan dunia digital telah berkembang dengan pesat, termasuk perkembangan pada tayangan digital pada platform sosial media. Media sosial digunakan oleh setiap orang untuk memenuhi kebutuhannya yang berbeda-beda, seperti pemenuhan kebutuhan untuk hiburan dan informasi melalui tayangan yang ditontonnya. Berbagai jenis tayangan digital diproduksi oleh konten kreator pada berbagai platform sosial untuk memenuhi kebutuhan dan minat tiap orang yang menyaksikannya. Salah satu jenis konten yang dibuat adalah konten untuk anak-anak pada berbagai platform sosial media digital, salah satunya adalah pada platform YouTube. Beberapa konten untuk anak ini menampilkan seorang anak sebagai Kid Influencer di dalam kontennya. Beberapa channel dengan konten untuk anak ini memiliki banyak viewers maupun subscribers yang memiliki potensi untuk mendapatkan pendapatan yang besar kepada pemilik channel atau akun tersebut. Dibalik kesuksesan beberapa channel dengan target audience anak yang seorang anak sebagai Kid Influencers bisa saja dikategorikan sebagai sebuah bentuk komodifikasi anak sebagai pekerja. Dalam manuskrip ini akan dibahas praktik komodifikasi anak sebagai pekerja dalam industri budaya media digital.