Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi terhadap Tingkat Pendapatan Kelompok Wanita Tani Singkong Desa Majalengka Kecamatan Bawang Banjarnegara Sarno Sarno; Eko Apriliyanto
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.12

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap tingkat pendapatan para anggota kelompok wanita tani dalam usahatani singkong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif analisis dengan metode pengambilan datanya menggunakan wawancara, observasi dan kaji pustaka. Sasaran penelitian adalah para anggota kelompok wanita tani yang melakukan usahatani singkong. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan pengujian hipotesis menggunakan Uji-T dan Uji-F serta Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; (a) analisis Uji-T diperoleh bahwa variabel umur kelompok wanita tani merupakan satu-satunya variabel sosial ekonomi yang  berpengaruh nyata terhadap tingkat pendapatan kelompok wanita tani singkong sedangkan variabel kontribusi penghasilan lain, tanggungan keluarga, luas lahan, dan produksi ternyata tidak berpengaruh nyata, (b) analisis Uji-F diperoleh bahwa semua variabel sosial ekonomi tidak berpengaruh secara nyata terhadap tingkat pendapatan kelompok wanita tani singkong, (c) analisis koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa tingkat pendapatan kelompok wanita tani singkong diperoleh 13.3 % dijelaskan atau dipengaruhi oleh semua variabel sosial ekonomi umur kelompok wanita tani, kontribusi penghasilan lain, tanggungan keluarga, luas lahan, dan produksi. Sedangkan sisanya 86.7 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Pengembangan strategi Business Model Canvas agroindustry obat herbal pada CV. Bina Syifa Mandiri Yogyakarta Sarno Sarno; Heri Kurniawan
Agrokompleks Vol 23 No 1 (2023): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v23i1.483

Abstract

Salah satu model bisnis yang diigunakan untuk mengembangkan agroindustri obat herbal adalah strategi bisnis model kanvas. Tujuan penelitian adalah mengetahui analisis usaha dan pengembangan strategi business model canvas pada agroindustri obat herbal di CV. Bina Syifa Mandiri Yogyakarta. Metode penelitian dilaksanakan melalui pendekatan aksi partisipatif dan analisis deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, sumber data berdasarkan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan adalah analisis usaha dan analisis business model canvas. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Hasil analisis usaha diketahui biaya tetap sebesar Rp 1.419.150 dan biaya variabel sebesar Rp 4.682.000 serta biaya produksi sebesar Rp 6.101.150. Total penerimaan sebesar Rp 10.000.000 dan total keuntungan sebesar Rp 3.898.850, 2) pengembangan strategi business model canvas menunjukkan bahwa segmen pelanggan (customer segments) adalah penderita obesitas dan diabetes serta semua kalangan usia, dengan menawarkan value propositions meliputi kualitas bahan baku, tidak menimbulkan efek samping, kemasan menarik, tersertifikasi halal, dan produk mudah ditemukan konsumen. Saluran penjualan secara langsung (direct selling) dan tidak langsung serta melakukan hubungan pelanggan dengan personal assistance. Kegiatan utama produksi, packing dan pemasaran dengan sumber daya fisik, manusia, finansial, dan intelektual. Hal tersebut berdampak baik agar perusahaan memiliki mitra (key partnership) yaitu pemasok bahan baku, baleomol, reseller, agen, distributor, dropshiper dan rumah kemasan. Pendapatan (revenue stream) didapatkan dari penjualan obat herbal dengan struktur biaya (cost structure) yang terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel.
PENERAPAN STRATEGI BAURAN PEMASARAN KERIPIK PISANG (STUDI KASUS UKM SELERAKU BANJARNEGARA) Sarno Sarno; Fanny Tri Raditya
Ekonomia Vol. 11 No. 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Universitas Lembah Dempo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54342/stie-je.v11i2.165

Abstract

Tujuan penelitian adalah; a) mengetahui penerapan strategi bauran pemasaran; b) mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat strategi bauran pemasaran keripik pisang dengan memperhatikan kondisi internal dan eksternal usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Participatory Action Research (Penelitian Aksi Partisipatif) yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis bauran pemasaran dan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threatment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; a) Penerapan strategi bauran pemasaran meliputi strategi produk, strategi harga, strategi tempat, dan strategi promosi; b) faktor kekuatan meliputi bahan baku melimpah, motivasi usaha kuat, merk dagang, P-IRT, halal, kualitas produk, dan tingkat keterampilan. Faktor kelemahan seperti akses pemasaran, kerjasama pemasaran, jaringan distribusi, tingkat adopsi teknologi, dan permodalan; c) faktor yang menjadi peluang meliputi diversifikasi produk, pemasaran online, kebutuhan konsumen, pasar ekspor, dan pengembangan usaha. Faktor ancamannya perubahan selera konsumen, persaingan pasar bebas, kebijakan impor, produk sejenis di pasar, dan produk substitusi; d) posisi perusahaan berada pada Kuadran I progresif yang berarti perusahaan dalam kondisi baik dan mantap. Strategi pengembangan bauran pemasaran yang dapat dilakukan adalah mamanfaatkan keberadaan bahan baku melimpah disertai adanya motivasi kuat, merk dagang, P-IRT, halal, kualitas produk, tingkat keterampilan, untuk mengembangkan usaha dan memperluas pasar ekspor dengan cara meningkatkan diversifikasi produk secara maksimal. Hasil produknya dapat dipasarkan secara online sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen
Program Kemitraan Masyarakat Kelompok Wanita Tani Desa Majalengka Banjarnegara yang Menerapkan Teknologi Diversifikasi Produk Olahan Singkong Sarno Sarno; Lukmanul Hakim
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 6 No. 1 (2019): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v6i1.438

Abstract

Komoditas singkong merupakan komoditas unggulan masyarakat Desa Majalengka Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara. Salah satu kelompok masyarakat produktif yang mengolah singkong secara konsisten dan turun temurun adalah kelompok wanita tani Sinar Tani Desa Majalengka. Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pada kelompok wanita tani tersebut adalah kegiatan memberdayakan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan melalui penerapan teknologi diversifikasi produk pada olahan singkong menjadi produk yang memiliki nilai tambah sehingga mendukung peningkatan pendapatan masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi kelompok mitra adalah terbatasnya pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra dalam penerapan teknologi diversifikasi produk olahan singkong yang dihasilkan. Selama ini kelompok mitra masih menjual langsung produk singkong hasil panennya kepada pedagang pengumpul. Kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut dilakukan dengan tujuan membantu peningkatan pendapatan masyarakat melalui penerapan teknologi diversifikasi produk singkong dan membantu peningkatan kemandirian usaha dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan dilakukan menggunakan metode pendidikan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan tentang teknolgi diversifikasi produk singkong, kegiatan difusi ipteks melalui pelatihan penerapan teknologi diversifikasi produk singkong, pengemasan dan pelabelan, serta kegiatan advokasi melalui pendampingan secara berkelanjutan pada usaha yang dilakukan oleh kelompok mitra. Hasil kegiatan berupa meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra dalam hal penerapan teknologi diversifikasi produk olahan singkong, produk olahan singkong seperti nasi tiwul instant, tepung mocaf dan kerupuk singkong yang memiliki nilai tambah.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI DESA RAKIT BANJARNEGARA MELALUI KEGIATAN MENANAM LAHAN TIDUR HALAMAN RUMAH Sarno Sarno
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 5 No. 2 (2018): May
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v5i2.463

Abstract

Kegiatan menanam lahan tidur halaman rumah merupakan kegiatan yang dilakukan oleh kelompok wanita tani Desa Rakit Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara.Kegiatan tersebut dilakukan melalui konsep pemanfaatan dan optimalisasi serta pengembangan budidaya sayuran organik berbasis ramah lingkungan.Permasalahan utama yang dihadapi adalah minimnya pengetahuan dan kesadaran tentang pemanfaatan lahan tidur halaman rumah.Mayoritas masyarakat selama ini masih membiarkan lahan tidur halaman rumah kosong atau tidak dimanfaatkan.Tujuan kegiatan diarahkan pada peningkatan kualitas kesehatan akan kebutuhan gizi keluarga. Selain itu ditujukan untuk membantu peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pendidikan masyarakat dan pelatihan yang ditujukan kepada kelompok wanita tani.Pendidikan masyarakat dilakukan melalui kegiatan penyuluhan tentang teknik budidaya sayuran organik dengan optimalisasi dan pemanfaatan lahan tidur halaman rumah, teknik penanganan pascapanen dan strategi bauran pemasaran produk sayuran organik .Pelatihan berupa demonstrasi langsung atau praktik menanam lahan tidur halaman rumah dengan budidaya dan penanganan pascapanen sayuran organik dan pembuatan pestisida nabati.Kegiatan pemberdayaan kelompok wanita tani tersebut memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuandan kesadaran kelompok akan pentingnya pemanfaatan lahan tidur halaman rumah yang bersih, sehat dan ramah lingkungan. Selain itu memberikan manfaat adanya peningkatan keterampilan kelompok dalam penerapan teknik budidaya dan penanganan pascapanen sayuran organik.