p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM MONITORING DAN KONTROL RUANG PENYIMPANAN BAHAN KIMIA INDUSTRI MENGGUNAKAN ESP8266 BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Moch Umar Hidayat; Harry Hersanto; Lisa Fitriani Ishak
Jurnal Teknik Vol 10, No 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v10i2.5289

Abstract

AbstractThis study designed a monitoring and control system for the chemical storage room for the maintenance of aircraft cabin components using ESP8266, temperature and humidity sensors, air quality sensors, light sensors, sound sensors and motion detection sensors from human activities and four relays to control electronic devices. using the adafruit website as an interface to monitor the results of sensor detection in the form of sensor indicators and control electronic devices with four switches on the dashboard of the adafruit website. The results obtained that the time lag for all sensors in displaying the sensor readings is 31 seconds for the longest time lag and 19 seconds for the fastest time lag, while the time lag for all controls with a stopwatch count is 15,653 seconds for the longest time lag count and 11,050 seconds for the count fastest lag time. Then the calculation of the relay time lag at the time of the operation of the ON switch and the OFF switch is 1.596 seconds for the calculation of the longest time lag and 0.815 for the fastest time lag calculation.Keywords: Adafruit, ESP8266 , monitoring, relay, sensor. AbstrakPenelitian ini merancang sistem monitoring dan kontrol ruang penyimpanan bahan kimia industri perawatan komponen kabin  pesawat dengan menggunakan ESP8266 , sensor suhu dan kelembaban, sensor kualitas udara, sensor cahaya, sensor suara serta sensor deteksi gerakan dari aktifitas manusia dan empat relay untuk mengendalikan perangkat elektronik, kemudian menggunakan situs web adafruit sebagai antarmuka untuk melakukan pemantauan dari hasil deteksi sensor berupa indikator sensor dan mengendalikan perangkat elektronik dengan empat sakelar yang ada di dashboard situs web adafruit. Hasil yang diperoleh  jeda waktu untuk semua sensor dalam menampilkan hasil pembacaan sensor yaitu 31 detik untuk jeda waktu terlama dan 19 detik untuk jeda waktu tercepat, sedangkan jeda waktu untuk semua kontrol dengan hitungan stopwatch yaitu 15,653 detik untuk hitungan jeda waktu terlama dan 11,050 detik untuk hitungan jeda waktu tercepat. Lalu perhitungan jeda waktu relay pada saat operasional switch ON dan switch OFF yaitu 1,596 detik untuk perhitungan jeda waktu terlama dan 0,815 untuk perhitungan jeda waktu tercepat.Kata Kunci : Adafruit, ESP8266 , monitoring, relay, sensor.
Rancang Bangun Prototipe Electro Static Discharge Safe (ESDS) Berbasis Arduino Nano Lisa Fitriani Ishak; Moh. Imam Syaiffullah
Jurnal Teknik Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v11i2.6909

Abstract

Dalam melaksanakan kegiatan perawatan komponen elektronika yang diperlukan perhatian yang lebih dari setiap personil terhadap potensi timbulnya Electro Static discharge (ESD) yang tanpa disadari dapat memindahkan energi Electro Static kepada komponen elektronika yang sensitif sehi ngga dapat mengakibatkan unservicable atau bahkan mengalami kerusakan secara permanen. Berdasarkan berbagai kejadian tersebut, penulis berinisiatif membuat suatu alat yang dirancang mampu untuk melakukan pengetesan terhadap adanya potensi electro static discharge (ESD) dengan berbasis arduino nano dengan input wrist strap yang merupakan representasi dari pengukuran alat terhadap personelnya dan mampu mengukur resistansi dengan limitasi 0,5-3,0 mega ohm dan total eror 8,245 % , conductive surface yang merupakan representasi dari pengukuran alat terhadap work bench dan mampu mengukur resistansi dengan batasi sampai dengan 3 mega ohm dan total eror 5,35 %, dan juga dissipative surface yang merupakan representasi dari pengukuran alat terhadap alas kerjanya dan mampu mengukur resistansi dengan limitasi 0,1-100 mega ohm dan total eror 5,311 % masing masing terhadap digital multimeter. Alat ini juga dilengkapi dengan RTC, micro SD, buzzer, dan LED sebagai penanda apabila pada saat dilakukan pengujian dan hasil pengukurannya out of range maka output tersebut akan merespon dengan fungsinya masing masing, dan juga terdapat LCD yang berfungsi untuk menampilkan hasil pengukurannya.Kata kunci: Electro Static Discharge, Wrist Strap, Conductive Surface, Dissipative Surface
SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR BERBASIS FINGERPRINT Lisa Fitriani Ishak
Jurnal Teknik Vol 12, No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v12i1.8285

Abstract

AbstractAlong with the development of the era, the number of motorbikes in Indonesia has increased, resulting in the crime rate of motorcycle theft also increasing because it is not accompanied by a security system that is included on motorbikes. The purpose of this research is to create a reliable security system to monitor and secure motorbikes so that they can provide a sense of security to motorbike owners. This tool has control dimensions of 16 x 11 x 5.2 cm with the ESP8266 Wemos D1 R1 microcontroller connected to an internet connection making it an IoT system with data output on Google Spreadsheet. The sensor used is the FPM10A fingerprint sensor to identify motorcycle users' fingerprints as a 2 channel relay controller which functions as a replacement for the motorcycle ignition and ignition on the motorcycle, if the fingerprints do not match then the buzzer will light up to notify that the motorcycle is in a dangerous state. The fastest time required for the tool to turn on the motorcycle ignition with an average time of the test results at 1.05 seconds. The time to turn on the motorcycle ignition with an average time of the test results is 3.31 seconds. To turn off the motorcycle, the average testing time is 7.10 seconds, while the average buzzer testing time is 3.78 seconds. Utilization of Google Spreadsheet as a monitoring of motorcycle users by utilizing a third party as a server or a substitute for Google Form, namely by using the Pushing Box API. By registering 5 different fingerprints using the enroll program on the fingerprint sensor, the monitoring program can be carried out. IDs that have been recorded in Google Spreadsheet can be used as data for monitoring motorbike usage. Keywords: ESP8266 Wemos D1 R1, fingerprint FPM10A,Google Spreadsheet, Pushing Box APIAbstrakSeiring dengan perkembangan jaman jumlah sepeda motor di Indonesia meningkat mengakibatkan angka tindak kriminalitas pencurian sepeda motor meningkat juga karena tidak diiringi dengan sistem keamanan yang disertakan pada sepeda motor. Tujuan penelitian ini adalah membuat sebuah sistem keamanan yang handal untuk memonitor dan mengamankan sepeda motor sehingga dapat memberikan rasa aman kepada pemilik sepeda motor.  Alat ini memiliki dimensi pada kontrolnya 16 x 11 x 5,2 cm dengan mikrokontroller ESP8266 Wemos D1 R1 yang dihubungkan dengan koneksi internet menjadikannya sistem IoT dengan keluaran data pada Google SpreadSheet. Sensor yang digunakan sensor fingerprint FPM10A untuk identifikasi sidik jari pengguna sepeda motor sebagai pengontrol relay 2 channel yang berfungsi sebagai pengganti kunci kontak sepeda motor dan ignition pada sepeda motor, apabila sidik jari tidak sesuai maka buzzer akan menyala untuk notifikasi bahwa sepeda motor dalam keadaan berbahaya. Waktu tercepat yang diperlukan alat untuk menyalakan kunci kontak sepeda motor dengan waktu rata-rata hasil pengujian pada 1,05 detik. Waktu untuk menyalakan ignition sepeda motor dengan waktu rata-rata hasil pengujian ada pada 3,31 detik. Untuk mematikan sepeda motor waktu pengujian rata-rata waktu ada pada 7,10 detik, sedangkan waktu rata-rata pengujian buzzer ada pada 3,78 detik. Pemanfaatan Google Spreadsheet sebagai monitoring pengguna sepeda motor dengan memanfaatkan pihak ketiga sebagai server atau pengganti Google Form yaitu dengan menggunakan Pushing Box API. Dengan mendaftarkan 5 sidik jari yang berbeda dengan menggunakan program enroll pada sensor fingerprint maka program monitoring tersebut dapat dilakukan. ID yang telah terdata dalam Google Spreadsheet dapat dijadikan data untuk monitoring penggunaan sepeda motor. Kata kunci : ESP8266 Wemos D1 R1, fingerprint FPM10A,Google Spreadsheet, Pushing Box API