A. Rozany Nurmanaf
Pusat Penelitian Agro Ekonomi Jl. Jend Ahmad Yani No.70 Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Usahatani, Sebagai Lapangan Pekerjaan dan Sumber Pendapatan Rumah Tangga: Studi Kasus Desa Rowosari, Kabupaten Kendal Jawa Tengah A. Rozany Nurmanaf
Jurnal Agro Ekonomi Vol 4, No 1 (1985): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jae.v4n1.1985.28-39

Abstract

IndonesianTingginya produktifitas tenaga kerja pada kegiatan usahatani, mendorong para pekerja lebih mengutamakan kegiatan pada usahatani, walaupun kesempatan kerja pada kegiatan ini relatif terbatas. Semakin luas garapan usahatani, semakin rendah partisipasi kerja anggota rumah tangga. Produktifitas tenaga kerja dipengaruhi oleh penguasaan atas faktor-faktor produksi modal dan atau keterampilan. Rumah tangga yang tidak menguasai faktor-faktor tersebut hanya mampu mengerjakan jenis-jenis kegiatan dengan produktifitas tenaga kerja yang lebih rendah.
Usahatani, Sebagai Lapangan Pekerjaan dan Sumber Pendapatan Rumah Tangga: Studi Kasus Desa Rowosari, Kabupaten Kendal Jawa Tengah A. Rozany Nurmanaf
Jurnal Agro Ekonomi Vol 4, No 1 (1985): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.139 KB) | DOI: 10.21082/jae.v4n1.1985.28-39

Abstract

IndonesianTingginya produktifitas tenaga kerja pada kegiatan usahatani, mendorong para pekerja lebih mengutamakan kegiatan pada usahatani, walaupun kesempatan kerja pada kegiatan ini relatif terbatas. Semakin luas garapan usahatani, semakin rendah partisipasi kerja anggota rumah tangga. Produktifitas tenaga kerja dipengaruhi oleh penguasaan atas faktor-faktor produksi modal dan atau keterampilan. Rumah tangga yang tidak menguasai faktor-faktor tersebut hanya mampu mengerjakan jenis-jenis kegiatan dengan produktifitas tenaga kerja yang lebih rendah.