Edin Shaedin Purnama Giri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penananamn Kemampuan Mengevaluasi Lukisan di Pendidikan Seni Rupa IKIP Yogyakarta Giri, Edin Shaedin Purnama
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 1, No 1 (1998)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v1i1.2110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang penanaman kemampuan mengevaluasi karya seni lukis pada mahasiswa. Dengan pendekatan kualitatif dan metode etnografik peneli­tian dilakukan di Pendidikan Seni Rupa IKIP Yogyakarta. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan: analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema. Obyektivitas dan keabsahan data penelitian dilakukan dengan melihat validitas yang ditentukan oleh kredibilitas temuan dan interpretasinya, yang dicapai dengan cara memperpanjang observasi, triangulasi data, menggunakan balian referensi dan reliabilitas sinkronik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penanaman kemampuan mengevaluasi karya seni lukis sangat dibutuhkan, baik berdasarkan kurikulum. dosen, maupun mahasiswa. Ke-butulian ini sebenarnya dipengaruhi oleh orientasi pendidikan seni rupa yakni: pendidikan guru dan pendidikan seni rupa wan. Penanaman dilakukan dengan sistem aturan klasikal dan indivi­dual, sistem individual lebih banyak digunakan. Dalam proses penanamannya situasi lingkungan kurang mendukung, terutama lingkungan fisik dan sosial. Perilaku dosen yang diterima adalah weruh, ngerti, dan nglakoni, baik dalam penggunaan metode mengajar, evaluasi. maupun ungkapannya tentang penanaman. Sedangkan mahasiswa sebagai obyek dalam pembelajaran hams memiliki kemampuan awal, baik berupa wawasan dan kemampuan berkarya. Kedua kemampuan tersebut dipenga­ruhi oleh lingkungan, budaya. dan pendidikan asalnya. Pola yang sering muncul pada perilaku mahasiswa adalah berkarya-konsultasi, berkarya-mendiskusikannya, atau berkarya-mempresentasikannya. Artinya bahwa setiap mahasiswa berkarya akan selalu mengevaluasi karyanya, baik oleh dirinya, sesama maha­siswa, maupun oleh dosennya. Penanaman dilakukan melalui model self-evaluation, model bimbingan atau konsultasi secara individual. Model diskusi baik antar mahasiswa, maupun bebe-rapa mahasiswa dengan dosen.