This Author published in this journals
All Journal Sirok Bastra
Hotnida Novita Sary
Program Pascasarjana Linguistik, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KOMPONEN MEDAN MAKNA RUMAH (KAJIAN SEMANTIK) Hotnida Novita Sary
Sirok Bastra Vol 3, No 1 (2015): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.259 KB) | DOI: 10.37671/sb.v3i1.49

Abstract

Rumah berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. Bukan hanya sekadar bangunan, rumah memiliki fungsi sosial sesuai bentuk dan lokasinya. Di dalam bahasa Indonesia terdapat beragam istilah rumah. Dalam Tesaurus Bahasa Indonesia, terdapat delapan belas leksem yang bersinonimi dengan rumah, yaitu bait, balai, bangunan, cungkup, dewan, gedung, gerha, gerogol, griya, graha, khanah, panti, pejabat, pondok, rompok, sudung, vila, dan wisma. Leksem-leksem tersebut akan digunakan sebagai data dalam penelitian ini. Penelitian ini mengkaji komponen makna yang terdapat pada medan makna leksem yang bersinonim dengan rumah; serta bagaimana hubungan antarleksem tersebut. Analisis komponen makna yang dikemukakan Nida (1975) akan menjadi pisau analisis penelitian ini. Komponen makna didasarkan pada pengertian yang terdapat di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Ed. IV). Dalam medan makna rumah, ternyata rumah, gerha, dan wisma tidak memiliki komponen makna rumah, berbeda dengan leksem-leksem lainnya. Komponen yang mengikat rumah dan gerha adalah ‘tempat tinggal’. Jadi, tempat tinggal dirasa lebih umum dan di tempat teratas hierarki.