This Author published in this journals
All Journal Farmaka
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Produksi Artemisinin melalui rekayasa enzim Amorpha -4,11 Diene synthase YUDA HARDIANTO; Imam Adi Wicaksana
Farmaka Vol 14, No 2 (2016): Suplemen
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.711 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i2.10870

Abstract

Artikel ini mengulas tentang produksi senyawa Artemisinin yang merupakan senyawa sesquiterpen lakton yang digunakan untuk mengatasi penyakit malaria yang disebabkan oleh parasit Plasmodium falciparium. Jika dilakukan dengan proses esktraksi pada tumbuhan alaminya maka Artemisinin yang didapat sedikit sehingga dilakukan berbagai metode  seperti DNA rekombinan untuk menghasilkan enzim Amorpha -4,11 Diene synthase,  pengembangan kondisi untuk produksi  Amorpha -4,11 Diene synthase, optimasi biosintesis mevalonat pada Eschericia coli untuk menghasilkan senyawa Amorpha -4,11 diene sebagai prekusor obat antimalaria produksi Artemisin pada ragi dan E coli. Target dalam perbanyakan Artemisinin ini yaitu untuk memperbanyak Amorpha -4,11 Diene synthase yang digunakan untuk menghasilkan Amorpha -4,11 Diene sebagai senyawa intermediet dalam menghasilkan senyawa Artemisinin.
Methionin Sulfoxide Reduktasi (Msr) Fungsi, Regulasi, dan Ekspresi Pada Staphylococcus aureus serta Kerentanan Staphylococcus aureus Tipe Wild dan Mutan Msr terhadap Oksidan Nunung Nurjanah; Imam Adi Wicaksana
Farmaka Vol 14, No 1 (2016): Supplement
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.104 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i1.10857

Abstract

Metionin sulfoksida reduktase (Msr) merupakan gen yang terdapat dalam kromosom Staphylococcus aureus  terdiri dari 3 gen MsrA (A1, A2, A3) dan 1 gen MsrB. Msr memiliki fungsi yaitu sebagai enzim yang dapat mengembalikan fungsi protein yang terganggu akibat kerusakan yang disebabkan oleh ROS. Cell-wall active antibiotic dapat meningkatkan sintesis dua metionin sulfoksida reduktase (MsrA1 dan MsrB) pada S.aureus. Metode yang digunakan dalam pengambilan data-data untuk review kali ini yaitu pencarian melalui internet, menggunakan database elektronik PubMed dengan beberapa kata kunci yang berkaitan dengan Methionine Sulfoxide Reductase. Jurnal yang digunakan merupakan jurnal periode 10 tahun terakhir. Hasil dari review artikel kali ini dapat disimpulkan bahwa Msr jelas berperan penting dalam memperbaiki kerusakan protein dan memperbaiki stress oksidatif pada S. aureus yang disebabkan oleh ROS (reactive oxygen species) . Selain itu, oksasilin dengan konsentrasi tinggi dapat menginduksi lokus MsrA1/MsrB pada S. aureus. kemudain kerkurangan Msr dapat meningkatkan Sintesis MsrB juga meingkatkan kerentanan S. aureus terhadap oksidan.Kata Kunci: Metionin sulfoksida reductase, Staphylococcus aureus, ROS, Oksasilin.