Anitawati Bachtiar
Kantor Bahasa Provinsi Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ubrug: Kajian Sosiolinguistik Anitawati Bachtiar; Adek Dwi Oktaviantina; Rukmini Rukmini
Sirok Bastra Vol 2, No 2 (2014): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.474 KB) | DOI: 10.37671/sb.v2i2.38

Abstract

Artikel ini membahas penggunaan alih kode dan campur kode pada dialog ubrug. Ubrug merupakan salah satu bentuk teater tradisional yang ada di Provinsi Banten. Sumber data penelitian ini adalah hasil transkripsi dialog dari pementasan ubrug Mang Cantel. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi dokumentasi. Berdasarkan analisis data, peneliti menyimpulkan bahwa alih kode dan campur kode yang terjadi pada pementasan ubrug disebabkan oleh perubahan peran, situasi, dan topik pembicaraan saat pementasan berlangsung. Dari data, didapati bentuk alih kode intern, berupa peralihan dari bahasa Jawa Serang menjadi Sunda Banten dan sebaliknya, serta alih kode metaforis dan situasional. Terdapat pula campur kode ke dalam yang berbentuk penyisipan kata pada kalimat yang diucapkan para pemain. Tujuan dari penggunaan alih kode dan campur kode itu adalah untuk memecah kekakuan saat pementasan, serta membangkitkan rasa humor agar penonton dapat terhibur.
KONDISI KEBAHASAAN RUANG PUBLIK DI KOTA SERANG Flora Sinamo; Anitawati Bachtiar
Jurnal Bebasan Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v10i2.208

Abstract

Penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik diatur dalam undang-undang Nomor 24 tahun 2009.Melalui undang-undang tersebut ruang publik dapat menjadi contoh praktik baik pengutamaan bahasa negara. Namun, keberadaan undang-undang tersebut diabaikan bahkan tidak diketahui oleh masyarkat dan pemerintah sekali pun. Program pengutamaaan bahasa negara memfokuskan pada lembaga-lembaga yang memiliki efek domino, artinya diakses dari bernagai kalangan, yaitu lembaga pendidikan, lembaga swasta, dan lembaga pemerintahan. Metode penelitian dilakukan dengan pengumpulan data langsung ke lapangan dana analisis deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan bahasa pada lembaga binaan program Pengutamaan Bahasa Negara di Kota Serang. Ada pun hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa terdapat 67 objek yang mengandung kesalahan ejaan, 32 objek mengandung kesalahan penggunaan bahasa asing, dan 50 objek yang mengandung kesalahan fisik kebahasaan.