Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keragaman Nama Kuliner Banjar Berdasarkan Geografi Lokal yayuk rissari rissari yayuk
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 17, No 1 (2021): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v17i1.3442

Abstract

Masalah penelitian adalah bagaimana keberagaman nama kuliner Banjar berdasarkan geografis  lokal  dan hubungannya dengan makna ekokultural masyarakat setempat. Tujuan penelitian  adalah  mendeskripsikan keberagaman  nama kuliner Banjar berdasarkan geografis  lokal  dan hubungannya dengan makna ekokultural masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik penelitian  adalah studi pustaka, catat, dan observasi.  Sumber data primernya adalah informan yang berasal dari masyarakat Banjar  yang mengetahui tentang kuliner Banjar. Penelitian ini dimulai dengan  pengumpulan data mengenai kuliner Banjar secara umum. Penyuntingan data yang disesuaikan dengan tujuan penelitian secara khusus, yaitu berdasarkan kuliner khas  di wilayah-wilayah kabupaten di Kalimantan Selatan. Dilakukan penyajiandata yang meliputi diversifikasi kuliner berdasarkan  geografis lokal wilayah . Kemudian dilakukan analisis data dengan menghubungkan nama  kuliner Banjar yang  sesuai dengan geografis wilayah dengan  makna ekokultural masyarakat Banjar setempat.Analisis data menggunakan perspektif antropolinguistik.Alasannya adalah penelitian menghubungkan bahasa dengan budaya. Hasil penelitian mendeskripsikan nama-nama kuliner Banjar  yang tersebar di beberapa kabupaten di Kalimantan Selatan meliputi wilayah  1) Kabupaten Banjar  seperti itik gambut’itik gambut’ 2) Kabupaten Hulu Sungai Selatan terdiri atas katupat kandangan’ketupat kandangan’3) Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdiri atas apam barabai’apem barabai’ dan lain-lain. Keberagaman nama kuliner Banjar ini  berdasarkan geografi lokal dalam hubungannya dengan makna ekokultural masyarakat Banjar meliputi nilai kreatif dan ekonomis. Simpulan, yaitu  dibalik nama kuliner  tersimpan makna adanya pelaksanaan nilai kearifan kreatif dan ekonomis yang mampu diwujudkan oleh masyarakat Banjar dalam kehidupan sosial budaya sehari-hari hasil dari pemanfaatan sumber daya yang terdapat di sekitar lingkungan atau di luar lingkungan.