Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Karakteristik Produksi Ayam Tukong: Plasma Nutfah Ayam Lokal di Kalimantan Barat Yuli Arif Tribudi; Ahmad Tohardi; Ardi Libra Ryadi
Jurnal Ilmu Ternak Vol 20, No 2 (2020): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v20i2.30461

Abstract

Ayam Tukong merupakan salah satu jenis ayam lokal yang berasal Kalimantan Barat dan merupakan sumber daya genetik unggas lokal Indonesia yang sangat potensial dikembangkan. Penelitian bertujuan mengetahui karakteristik produksi ayam Tukong sebagai upaya dasar dalam pengelolaan plasma nutfah ayam lokal di wilayah Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Juli 2020 di Laboratorium Peternakan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Materi yang digunakan adalah adalah 7 ekor ayam Tukong yang terdiri atas 2 ekor jantan dan 5 ekor betina. Parameter yang diamati ciri khas ayam Tukong secara kualitatif dan kuantitatif (bobot badan dan bentuk tubuh), umur pertama kali bertelur, produksi telur, berat telur, warna telur, fertilitas, daya tetas dan bobot tetas. Ayam Tukong dari ukuran tubuh, warna bulu dan bentuk telur tidak berbeda jauh dengan ayam lokal lainnya. Perbedaan spesifik yang dimiliki ayam Tukong daripada ayam lokal lainnya yaitu tidak terdapat tungging/pangkal ekor atau ”brutu” yang biasanya terdapat di bagian ujung tulang belakang sehingga menyebabkan ayam Tukong tidak mempunyai bulu ekor. Bobot badan pada ayamTukong jantan sebesar 1,65±0,82kg sedangkan pada ayam betina sebesar 1,42±0,55 kg. Jumlah produksi telur ayam Tukong  mencapai 9,45±1,22 butir/ekor dengan berat telur 40,37±5,05 g. Fertilitas telur ayam Tukong adalah 73,51% dengan daya tetas sebanyak 81,42% dan bobot tetas sebesar 26,89±2,73 g.
Pemanfaatan tepung larva black soldier fly (hermetia illucens) sebagai subtitusi tepung ikan terhadap performa ayam joper periode stater Yuli Arif Tribudi; Ahmad Tohardi; Nining Haryuni; Vindo Lesmana
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 5, No 1 (2022): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Maret
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/10.21776/ub.jnt.2021.005.01.5

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk untuk mengevaluasi penggunaan tepung Larva black soldier fly untuk menggantikan tepung ikan dalam ransum terhadap performans produksi ayam Joper terhadap performa ayam Joper periode stater. Bahan yang digunakan adalah DOC Joper sebanyak 100 ekor, tepung ikan, tepung, jagung lokal, bungkil kedelai, bungkil kelapa, dedak, premik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan yang terdiri dari P0 : 100% tepung ikan; P1 : 25% tepung Larva black soldier fly + 75% tepung ikan; P2 : 50% tepung Larva black soldier fly + 50% tepung ikan; P3 : 75% tepung Larva black soldier fly + 50% tepung ikan; P4 : 100% tepung larva black soldier fly. Hasil penelitian menunjukan subtitusi tepung ikan dengan menggunakan tepung Larva black soldier fly memberikan pengaruh yang nyata (P<0,01) terhadap bobot badan, pertambahan bobot badan harian dan konversi pakan. Disimpulkan bahwa subtitusi tepung ikan dengan menggunakan tepung Larva black soldier fly dapat memperbaiki performa ayam Joper periode stater. Subtitusi terbaik didapatkan pada level 25% dan subtitusi lebih dari 25% dapat menurunkan konsumsi pakan, bobot badan, pertambahan bobot badan dan meningkatkan nilai konversi pakan.
Pemanfaatan tepung larva black soldier fly (hermetia illucens) sebagai subtitusi tepung ikan terhadap performa ayam joper periode stater Yuli Arif Tribudi; Ahmad Tohardi; Nining Haryuni; Vindo Lesmana
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 5 No. 1 (2022): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Maret
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2021.005.01.5

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk untuk mengevaluasi penggunaan tepung Larva black soldier fly untuk menggantikan tepung ikan dalam ransum terhadap performans produksi ayam Joper terhadap performa ayam Joper periode stater. Bahan yang digunakan adalah DOC Joper sebanyak 100 ekor, tepung ikan, tepung, jagung lokal, bungkil kedelai, bungkil kelapa, dedak, premik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan yang terdiri dari P0 : 100% tepung ikan; P1 : 25% tepung Larva black soldier fly + 75% tepung ikan; P2 : 50% tepung Larva black soldier fly + 50% tepung ikan; P3 : 75% tepung Larva black soldier fly + 50% tepung ikan; P4 : 100% tepung larva black soldier fly. Hasil penelitian menunjukan subtitusi tepung ikan dengan menggunakan tepung Larva black soldier fly memberikan pengaruh yang nyata (P<0,01) terhadap bobot badan, pertambahan bobot badan harian dan konversi pakan. Disimpulkan bahwa subtitusi tepung ikan dengan menggunakan tepung Larva black soldier fly dapat memperbaiki performa ayam Joper periode stater. Subtitusi terbaik didapatkan pada level 25% dan subtitusi lebih dari 25% dapat menurunkan konsumsi pakan, bobot badan, pertambahan bobot badan dan meningkatkan nilai konversi pakan.
IMPLEMENTATION OF PENSION FUND DISBURSEMENT SERVICES USING AN AUTHENTICATION APPLICATION TO ASSESS SERVICE QUALITY FOR RETIRED CIVIL SERVANTS (STUDY AT BANK KALIMANTAN BARAT, KUBU RAYA BRANCH) Ryan Windiatmoko; Pudjianto; Ahmad Tohardi
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 12 (2025): NOVEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i12.1252

Abstract

This study aims to determine the implementation of pension fund disbursement services using authentication applications on the quality of service for retired Civil Servants at Bank Kalimantan Barat Kubu Raya Branch, so that the success of service quality and performance of Bank Kalimantan Barat Kubu Raya Branch in implementing digital services through authentication applications must be implemented as optimally as possible in order to minimize the disruption of authentication services to pension participants. The background of this study is based on the fact that there are still suboptimal pension fund disbursement processes caused by the lack of socialization carried out by pension service providers and the activation of authentication applications that have not been understood by pension participants. The study uses a qualitative descriptive approach with the research model used being an intrinsic case study from Charles O. Jones to assess the organization, understanding and implementation of pension fund disbursement services using authentication applications. Data collection techniques include observation, documentation, and in-depth interviews with employees and pensioners at Bank Kalimantan Barat Kubu Raya Branch. The results of the study indicate that the first aspect of the organization is carried out with the availability of sufficient human resources during peak service hours and the number of human resources that are adjusted to the volume of services and following the SOP in working thus can conduct an analysis of HR needs in service. Second, the understanding aspect carried out by Bank Kalimantan Barat Kubu Raya Branch in providing pension fund disbursement services in the form of providing counseling and socialization to customers regarding the procedures for implementing pension fund disbursement services using authentication applications at Bank Kalimantan Barat Kubu Raya Branch is quite clear. Third, the implementation aspect of authentication application services at Bank Kalimantan Barat Kubu Raya Branch Bank Kalimantan Barat Kubu Raya Branch has various strategies and policies in pension fund disbursement services to ensure the process runs smoothly and in accordance with applicable regulations aimed at improving the security and efficiency of transactions and access to banking services in the form of biometric authentication. Suggestions that can be given are training for Bank employees in implementing the authentication process and socialization to pensioners aimed at improving understanding of carrying out the authentication process.