Mochammad Arief Hidayat
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN KADAR ZAT BESI (Fe) PADA BAYAM HIJAU DAN BAYAM MERAH YANG DIJUAL DI PASAR SMEP BANDAR LAMPUNG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Nofita Nofita; Robby Candra Purnama; Mochammad Arief Hidayat
Jurnal Analis Farmasi Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v6i1.5491

Abstract

Bayam merupakan sayuran hijau yang tumbuh sepanjang tahun, bayam yang dijual di pasaran dan biasa dikonsumsi dikenal bayam hijau dan bayam merah. Bayam banyak dikonsumsi karena banya mengandung zat besi (Fe). Zat besi berguna untuk mencegah anemia. Masyarakat masih menganggap bayam merah yang masih musiman lebih banyak mengandung zat besi dari pada bayam hijau yang bisa ditemui kapan saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan signifikan antara bayam hijau dan bayam merah. Sampel didapatkan dari Pasar Tradisional Di Bandar Lampung yaitu Pasar Smep. Sampel dilakukan secara random, sampel yang digunakan sebanyak dua sampel. Sampel yang akan dianalisa terlebih dahulu dipreparasi. Instrumen yang digunakan untuk analisa zat besi yaitu Spektrofotometri Serapan Atom SHIMADZU AA-7000 dengan didapat panjang gelombang 248,44 nm. Didapat persamaan regresi linear y = 0,105456x + 0,002378 dengan nilai koefisien korelasi (r) = 0,9999. Kadar rata-rata zat besi pada bayam hijau 0,0740 mg/100g dan rata-rata zat besi pada bayam merah 2,0744 mg/100g. Dari perhitungan uji t didapat thitung= 6,6744 yang dibandingkan dengan ttabeldengan taraf kepercayaan 99% yaitu 4,60. Jika thitunglebih besar dari ttabelmaka Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak dan terdapat perbedaan signifikan antara bayam hijau dan bayam merah yang dijual di Pasar Smep Bandar Lampung.Dengan demikian, kadar Fe bayam merah lebih besar dari bayam hijau.Kata kunci : Fe, bayam hijau, bayam merah, spektrofotometri serapan atom
PERBANDINGAN KADAR ZAT BESI (Fe) PADA BAYAM HIJAU DAN BAYAM MERAH YANG DIJUAL DI PASAR SMEP BANDAR LAMPUNG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Nofita Nofita; Robby Candra Purnama; Mochammad Arief Hidayat
Jurnal Analis Farmasi Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.779 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v6i1.5491

Abstract

Bayam merupakan sayuran hijau yang tumbuh sepanjang tahun, bayam yang dijual di pasaran dan biasa dikonsumsi dikenal bayam hijau dan bayam merah. Bayam banyak dikonsumsi karena banya mengandung zat besi (Fe). Zat besi berguna untuk mencegah anemia. Masyarakat masih menganggap bayam merah yang masih musiman lebih banyak mengandung zat besi dari pada bayam hijau yang bisa ditemui kapan saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan signifikan antara bayam hijau dan bayam merah. Sampel didapatkan dari Pasar Tradisional Di Bandar Lampung yaitu Pasar Smep. Sampel dilakukan secara random, sampel yang digunakan sebanyak dua sampel. Sampel yang akan dianalisa terlebih dahulu dipreparasi. Instrumen yang digunakan untuk analisa zat besi yaitu Spektrofotometri Serapan Atom SHIMADZU AA-7000 dengan didapat panjang gelombang 248,44 nm. Didapat persamaan regresi linear y = 0,105456x + 0,002378 dengan nilai koefisien korelasi (r) = 0,9999. Kadar rata-rata zat besi pada bayam hijau 0,0740 mg/100g dan rata-rata zat besi pada bayam merah 2,0744 mg/100g. Dari perhitungan uji t didapat thitung= 6,6744 yang dibandingkan dengan ttabeldengan taraf kepercayaan 99% yaitu 4,60. Jika thitunglebih besar dari ttabelmaka Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak dan terdapat perbedaan signifikan antara bayam hijau dan bayam merah yang dijual di Pasar Smep Bandar Lampung.Dengan demikian, kadar Fe bayam merah lebih besar dari bayam hijau.Kata kunci : Fe, bayam hijau, bayam merah, spektrofotometri serapan atom