Shinta Eka Kartika
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PROSES PENERIMAAN SISTEM INFORMASI iCons DENGAN MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL PADA KARYAWAN PT.BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. Shinta Eka Kartika
Valid: Jurnal Ilmiah Vol 14 No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.778 KB) | DOI: 10.35748/valid.v14i2.38

Abstract

Penelitian ini termotivasi untuk menganalisis penerimaan Sistem Informasi iCons pada karyawan PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. diKota Semarang dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM).Penggunaan model TAM didasarkan pada kenyataan bahwa sejauh ini TAMmerupakan sebuah konsep yang dianggap paling baik dalam menjelaskanperilaku user terhadap sistem teknologi informasi baru. Untuk membuktikansecara empiris perilaku user atas perubahan Sistem BOSS ke Sistem iCons diPT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kota Semarang. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. BankNegara Indonesia (persero) Tbk yang ada dikota Semarang. Penentuan sampeldilakukan dengan proportional sampling yaitu metode pengambilan sampelsecara proporsional berdasarkan sub populasi. Pengambilan sampel denganmenggunakan teknik proportional sampling dilakukan karena populasi dalampenelitian ini menyebar di kantor-kantor cabang di seluruh Semarang yangmeliputi Kantor Wilayah 05, Cabang Semarang, Cabang Karangayu dan Cabang Undip. Analisis data dilakukan dengan SEM (Structural EquationModelling) dengan software AMOS (Analysis of Moment Structure). Hasil penelitian ini membuktikan hanya 8 hipotesis diterima dari total 16 hipotesis yang diajukan. Hanya pada hubungan berikut yang terbukti signifikan: a) identification dengan perceived ease of use, b) compliance dengan perceived ease of use, c) self efficacy dengan perceived ease of use, d) self efficacy dengan perceived usefulness, e) identification dengan perceived usefulness, f) identification dengan perceived attitude, g) compliance dengan attitude, h) perceived usefullnes dengan attitude. Hal ini membuktikan bahwa proses transisi perubahan sistem BOSS ke sistem iCons tidak sepenuhnya dapat dijelaskan oleh Technology Acceptance Model.