Melanthon Jn. Umboh
Politeknik Negeri Nusa Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Penerapan Tindakan Pre-hospital pada Korban Kecelakaan oleh Polisi Lalu Lintas di Wilayah Kerja Polres Sangihe Abdias Siso; Iswanto Gobel; Melanthon Jn. Umboh
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.494 KB) | DOI: 10.5281/jit.v1i2.69

Abstract

Kejadian gawat darurat dapat diartikan sebagai keadaan di mana seseorang membutuhkan pertolongan segera karena apabila tidak mendapatkan pertolongan dengan segera maka dapat mengancam jiwanya atau menimbulkan kecacatan permanen. Kasus gawat darurat karena kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian utama didaerah perkotaan. Penerapan tindakan pre-hospitasl korban kecelakaan yang dilakukan oleh polisi lalu lintas ini perlu untuk diteliti apakah diterapkan menggunakan teknik dan metode yang benar dalam upaya untuk menyelamatkan nyawa korban kecelakaan lalu lintas atau tidak. Penelitian ini bertujuan diketahuinya gambaran penerapan tindakan pre-hospital pada korban kecelakaan oleh polisi lalu lintas di wilayah kerja Polres Sangihe. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif denganpendekatan serial kasus. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden menerapkan tindakan pre hospital dengan kategori cukup yakni 56%, sementara 32% pada dikategori baik dan 16% lainnya pada dikategori kurang. Hasil penelitian menggambarkan bahwa sebagian besar polisi lalu lintas di wilayah kerja Polres Sangihe memiliki penerapan tindakan pre-hospital pada kategori cukup.
POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK BALITA DENGAN RIWAYAT PENYAKIT DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANENTE KECAMATAN TAHUNA KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Melanthon Jn. Umboh; Gracia Ch. Tooy; Maryati A. Tatangindatu
Jurnal Ilmiah Sesebanua Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Sesebanua
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.233 KB)

Abstract

Pengasuhan orangtua kepada balita mempengaruhi ada atau tidak adanya diare pada balita. Ini dikarenakan perilaku kesehatan juga merupakan aspek yang penting dalam pengasuhan orangtua kepada anak. Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe mencatat bahwa pada tahun 2015, ada 1.151 jiwa anak usia balita (1–5 tahun), di antaranya terdapat penderita diare sebanyak 97 jiwa dan tercatat 1 anak yang meninggal dari antara penderita diare tersebut. Sedangkan pada tahun 2016, tercatat 817 anak usia balita dan sampai dengan bulan Juni 2016 sudah ada 40 anak balita penderita diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola asuh orang tua pada anak Balita dengan Riwayat Penyakit Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Manente Kecamatan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sumber informasi yang bermanfaat oleh Puskesmas agar dapat memperhatikan masyarakat yang mempunyai balita di wilayah kerjanya. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menambah pengetahuan orang tua sehingga dapat memberikan pola asuh yang positif terhadap anak khususnya balita dan dapat dijadikan awal pengembangan penelitian berikutnya. Rancangan penelitian digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian deskriptifeksploratif untuk memperoleh gambaran tentang pola asuh orang tua pada anak balita dengan riwayat penyakit diare di wilayah kerja Puskesmas Manente Kecamatan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: Pola asuh orang tua balita dengan riwayat penyakit diare di wilayah kerja Puskesmas Manente Kecamatan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagian besar ada dalam kategori Pola Asuh Demokratis yaitu sebanyak 38 responden atau 92,7 persen. Saran yang diberikan sebagai rekomendasi yaitu Puskesmas Manente diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan Ibu tentang Penanganan Diare dengan melakukan Penyuluhan Kesehatan atau pembagian liflet terutama kepada orang tua yang memiliki anak usia balita. Responden diharapkan dapat mengetahui pola asuh yang efektif serta meningkatkan kontrol terhadap anak usia balita terutama dalam hal kebersihan diri dan kebersihan lingkungan agar penyakit diare dapat dicegah.