Jelita Wilis
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Esensi Keterlibatan Pustakawan dalam Keredaksian Jurnal Ilmiah Jelita Wilis
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 27, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v27n2.2018.p37-43

Abstract

Jurnal ilmiah berperan penting dalam pengembangan khasanah ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Bagi peneliti, terutama yang bernaung di bawah unit kerja penelitian kementerian/ pemerintah, jurnal ilmiah tidak hanya diperlukan sebagai media pertanggungjawaban profesi dalam bentuk karya tulis ilmiah (KTI) tetapi juga menentukan profesionalisme peneliti itu sendiri. KTI adalah cerminan dari penerapan kaidah ilmiah dalam pelaksanaan dan penyajian hasil penelitian. Dalam upaya peningkatan mutu jurnal ilmiah, pemerintah telah memberikan kewenangan kepada LIPI untuk melakukan akreditasi terhadap majalah ilmiah secara nasional, terutama yang diterbitkan oleh lembaga penelitian pemerintah. Salah satu aspek penting yang dinilai dalam proses akreditasi jurnal ilmiah adalah rujukan literatur pada KTI yang diterbitkan. Hasil pengkajian menunjukkan belum semua jurnal ilmiah terakreditasi memiliki nilai yang baik, terutama ditinjau dari segi sumber dan tingkat kebaruan rujukan. Oleh karena itu, pustakawan sebagai pengelola informasi sudah selayaknya terlibat dalam keredaksian jurnal ilmiah, terutama yang diterbitkan oleh lembaga penelitian yang menjadi institusi induk perpustakaan tempat pustakawan bernaung. Tugas utama pustakawan dalam keredaksian jurnal ilmiah adalah menelisik sumber dan kemutakhiran literatur rujukan, memberi bantuan penelusuran literatur bagi penulis, dan konsistensi penulisan rujukan di daftar pustaka disesuaikan dengan gaya selingkung jurnal yang bersangkutan. Pustakawan yang terlibat dalam keredaksian jurnal ilmiah penelitian dituntut untuk senantiasa mengikuti perkembangan informasi Iptek, menguasai teknologi informasi, dan memiliki kemampuan literasi informasi.
Sumber dan Subjek Artikel Ilmiah pada Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Jelita Wilis
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 28, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v28n1.2019.p25-31

Abstract

Peneliti dituntut membuat karya tulis ilmiah (KTI) sebagai salah satu syarat mempertahankan eksistensi sebagai pejabat fungsional peneliti. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) memiliki jurnal ilmiah primer yang berjudul Jurnal Penelitian Pertanian (Jurnal PP) Tanaman Pangan yang sudah terakreditasi untuk menampung KTI dari peneliti di lingkungan sendiri maupun institusi lain. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui sumber dan subjek artikel hasil penelitian serta produktivitas peneliti menulis KTI pada Jurnal PP Tanaman Pangan pada periode 2007-2016. Pengkajian dilakukan di Perpustakaan Puslitbangtan pada bulan Agustus 2018. Hasil pengkajian menunjukkan terdapat 273 KTI yang terbit pada Jurnal PP Tanaman Pangan periode 2007-2016. Sebanyak 197 KTI (73,16%) di antaranya bersumber dari peneliti di lingkungan Puslitbangtan dan sisanya dari institusi penelitian lain dan perguruan tinggi. Artikel didominasi oleh komoditas padi (44,32%), jagung (19,78%), dan kedelai (19,05%). Proporsi artikel berdasarkan disiplin ilmu didominasi oleh pemuliaan tanaman (37%), diikuti oleh agronomi (14,65%) dan ekofisiologi (14,28%). Dikaitkan dengan jumlah peneliti aktif pada tahun 2015 sebanyak 173 orang maka rasio peneliti dan KTI yang terbit pada Jurnal PP Tanaman Pangan rata- rata 0,12 KTI per orang per tahun. Angka ini menunjukkan rendahnya produktivitas peneliti menulis KTI. Oleh karena itu, peneliti perlu didorong untuk menulis KTI melalui pelatihan dan pendampingan penulisan dengan melibatkan profesor riset, pengelola publikasi ilmiah, dan pustakawan profesional.
PENGELOLAAN KONTEN DAN INTENSITAS PENCARIAN INFORMASI PADA WEB PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN PANGAN Jelita Wilis
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 26, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v26n2.2017.p55-67

Abstract

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) memiliki web dengan kode operasional www.pangan. litbang.pertanian.go.id. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui teknis pengelolaan konten dan intensitas pencarian informasi pada web Puslitbangtan pada tahun 2016. Pengkajian dilakukan di Perpustakaan Puslitbangtan di Bogor pada April - Mei 2017 menggunakan metode deskriptif. Hasil pengkajian menunjukkan menu pada web Puslitbangtan meliputi Beranda, Profil, Berita, Hasil Penelitian, Publikasi, Kinerja, Kerja Sama, Kontak, dan Layanan Jasa. Pengelolaan konten web mencakup pembaruan data dan informasi pada semua menu, kecuali menu “Profil” dan “Kontak” yang bersifat permanen. Selain berita utama, menu “Beranda” berisi agenda seminar bulanan dengan materi yang diperbarui 1-2 minggu sebelum penyelenggaraan. Menu “Berita” diperbarui dengan 65 informasi penelitian dan pengembangan, rata-rata 5-6 berita per bulan. Berita tentang hasil penelitian padi dan kedelai paling dominan, masing-masing 26% dan 23%. Menu “Publikasi” diperbarui dengan Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan (Jurnal PP), Buletin Iptek Tanaman Pangan (Buletin Iptek), dan Berita Puslitbangtan yang terbit secara berkala. Menu “Kinerja” diperbarui dengan laporan tengah tahun dan laporan akhir tahun, LAKIP, renstra, dan kinerja utama Puslitbangtan. Pembaruan menu “Kerja Sama” sesuai dengan data yang tersedia, termasuk kerja sama lisensi varietas unggul. Pengelola web telah merespons permintaan benih padi, palawija, magang, dan lainnya pada menu “Layanan Jasa”. Pada tahun 2016, web Puslitbangtan dikunjungi 137.809 kali, rata-rata 11.484 kali per bulan.
Kondisi Rujukan Pustaka Karya Tulis Ilmiah Pada Jurnal Ilmiah Terakreditasi Jelita Wilis
Media Pustakawan Vol 23, No 2 (2016): Juni
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4320.187 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v23i2.851

Abstract

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berupaya meningkatkan kualitas jurnal ilmiah nasional, antara lain melalui akreditasi bagi majalah ilmiah yang ada di Indonesia. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tuntutan akreditasi semakin ketat. Salah satu  persyaratan akreditasi jurnal ilmiah yang harus dipenuhi adalah penggunaan sumber pustaka acuan primer yang mutakhir dan relevan. Tulisan ini menelisik kondisi rujukan karya tulis hasil penelitian pertanian pada jurnal ilmiah sebelum dan setelah terakreditasi. Sebelum terakreditasi, rujukan pustaka karya tulis penelitian pertanian dari jurnal ilmiah primer 38%. Sumber acuan pustaka yang dirujuk 55% dari yang terbit dalam 10 tahun terakhir, batas tingkat kebaruan pustaka rujukan. Setelah terakreditasi, proporsi rujukan pustaka karya tulis penelitian pertanian relatif lebih baik, rata-rata 50,5% dari jurnal ilmiah primer dengan tingkat kebaruan rujukan 56%. Angka ini mengindikasikan belum satu pun jurnal ilmiah penelitian pertanian yang bernilai “baik” jika dikaitkan dengan persyaratan LIPI yang mengisyaratkan 80% rujukan pustaka karya tulis ilmiah harus berasal dari jurnal ilmiah primer. Upaya peningkatan mutu jurnal ilmiah di lingkup Badan Litbang Pertanian telah dilakukan, antara lain melalui sosialisasi aturan LIPI tentang persyaratan akreditasi jurnal ilmiah, workshop karya tulis ilmiah bagi peneliti dan redaksi, dan pertemuan para redaksi jurnal ilmiah lingkup Badan Litbang Pertanian dengan pokok bahasan peningkatan kualitas jurnal ilmiah penelitian dengan nara sumber dari berbagai institusi terkait, dari LIPI.