Juznia Andriani
Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Jalan Ir. H. Juanda No. 20, Bogor 16122 Telp. (0251) 8321746, Faks. (0251) 8326561

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSEPSI PEMUSTAKA TERHADAP KENYAMANAN RUANGAN PERPUSTAKAAN DI PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN Penny Ismiati Iskak; Juznia Andriani
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v23n1.2014.p32-38

Abstract

Perpustakaan dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, diantaranya perbaikan sarana dan prasarana perpustakaan, termasuk ruangan perpustakaan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap kenyamanan ruang perpustakaan di PUSTAKA. Survei dengan menggunakan kuesioner dilaksanakan pada bulan Juni sampai November 2013 dengan responden sebanyak 97 orang. Variabel yang dikaji meliputi karakteristik responden, kebutuhan ruangan, ketersediaan ruangan, serta kenyamanan ruangan perpustakaan. Analisis difokuskan pada persepsi pemustaka terhadap kondisi saat ini (kondisi yang dirasakan pada saat berkunjung ke perpustakaan) dan harapan pemustaka terhadap kondisi fisik ruangan perpustakaan. Kesenjangan antara keduanya merupakan kualitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa ruangan perpustakaan yang paling dibutuhkan pemustaka adalahruangan akses internet, diikuti ruangan baca, ruangan multi media, ruangan meja informasi, ruangan diskusi, ruangan baca personal, dan kid corner. Ruangan tersebut telah disediakan dengan baik oleh PUSTAKA, walaupun belum sesuai harapan pemustaka. Pemustaka merasa nyaman selama berada di ruang perpustakaan, namun masih belum sesuai dengan yang diharapkan pemustaka. Kebutuhan ruangan, ketersediaan ruangan, dan kualitas ruangan memberikan kontribusi terhadap prediksi kenyamanan yang dirasakan pemustaka. Kajian lanjutan perlu dilakukan dengan menyertakan variabel pengetahuan, sikap dan kemampuan pustakawan dalam memberikan layanan perpustakaan kepada pemustaka.