Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRUKTUR EKONOMI DAN KETIMPANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI ANTAR DAERAH DI PROVINSI SUMATERA BARAT Easbi Ikhsan; Nadra Yudelsa Ratu
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v5i2.220

Abstract

This research aimed to know the structure of economic growth, the level of inequality, and the relationship between economic growth and regional inequality in West Sumatra Province from 2017 to 2019. The data used in this research are secondary data and are sourced from the publication of the Statistics Indonesia (BPS). The analytical method used is the analysis of Klassen typology, Williamson index and the pearson correlation test to see the relationship between economic growth and regional inequality. Based on the results of the research from the typology analysis of Klassen, it shows that there are 7 cities in the province of West Sumatra which are in the advanced and fast developing quadrant, namely Payakumbuh City, Bukittinggi City, Padang City, Solok City, Pariaman City, Sawahlunto City, and Padang Panjang City. Based on the analysis using the Williamson index, the income inequality index is 0.198 and this is still relatively low. There is a strong relationship between economic growth and the level of regional inequality with the opposite direction of the relationship as evidenced by the pearson correlation test.
Efisiensi Metode EBLUP pada Small Area Estimation Easbi Ikhsan
Jurnal Aplikasi Statistika & Komputasi Statistik Vol 10 No 2 (2018): Journal of Statistical Application and Computational Statistics
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.585 KB) | DOI: 10.34123/jurnalasks.v10i2.113

Abstract

ABSTRAK Kemiskinan merupakan masalah multidimensional yang membutuhkan perhatian pemerintah dan segenap unsur masyarakat yang ada. Hal ini dikarenakan masalah kemiskinan mencakup berbagai aspek kehidupan. Ketersediaan data kemiskinan hingga wilayah terkecil sangat diperlukan agar program dan kebijakan pengentasan kemiskinan dapat dilaksanakan tepat sasaran. Seiring dengan berkembangnya pemerintahan, sistem pengambilan keputusan di setiap daerah membutuhkan ketersediaan data yang akurat dan representatif hingga ke wilayah terkecil. Permasalahan muncul ketika ingin diperoleh informasi kemiskinan untuk area kecil dengan desain survei Susenas Badan Pusat Statistik (BPS). Tingkat presisi hasil estimasi yang diperoleh menjadi rendah karena sampel yang digunakan terlalu sedikit. Hal ini dikarenakan sampling design BPS dirancang untuk estimasi langsung tingkat area yang luas seperti nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Salah satu upaya untuk dapat melakukan estimasi hingga area kecil tanpa harus menambah jumlah sampel adalah Small Area Estimaton (SAE). Pada SAE dengan metode Empirical Based Linear Unbiased Prediction (EBLUP) berbasis area level serta menggunakan variabel penyerta mampu memberikan nilai estimasi yang lebih baik dibandingkan hasil estimasi langsung. Dari sampel yang tersedia, kecukupan presisi SAE dapat diketahui dengan melakukan simulasi bootstrap resampling pada ukuran sampel yang berbeda. Selanjutnya, dilakukan evaluasi dari simulasi yang telah dilakukan dengan melakukan penghitungan nilai relative efficiency sebagai perbandingan Mean Squared Error (MSE) dari SAE dengan estimasi langsung. Hasil penghitungan relative efficiency menunjukkan bahwa estimasi SAE metode EBLUP pada ukuran sampel 60 persen dari ukuran sampel Susenas sudah mampu menghasilkan presisi yang hampir sama dengan estimasi langsung dari sampel Susenas tersebut. Kata kunci: EBLUP, kemiskinan, MSE, relative efficiency, SAE