Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN DEBIT HASIL TRANSFORMASI METODE F.J. MOCK DENGAN DEBIT POS AWLR TARUSAN UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN EMBUNG DAN IRIGASI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) TARUSAN Namunc Sukmara
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v5i2.197

Abstract

Metode yang sering digunakan untuk mentransformasikan data hujan ke debit adalah metode F.J. Mock. Metode ini menganggap bahwa hujan yang jatuh ke dalam suatu daerah tangkapan air/catchment area/Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagian akan hilang akibat evapotranspirasi, sebagian akan langsung menjadi limpasan (direct run-off) dan sebagian lagi akan masuk ke dalam tanah (infiltrasi). Untuk mengetahui apakah data hujan hasil transformasi mengekspresikan nilai debit yang sesungguhnya, perlu dilakukan perbandingan dengan debit hasil pengamatan lapangan melalui pos pencatat debit aliran (AWLR). DAS yang menjadi objek penelitian adalah DAS Tarusan karena pada DAS ini terdapat data hujan dan data debit. Data hujan yang akan ditransformasikan adalah data hujan pos Tarusan, pos Ladang Padi dan pos Danau Diatas. Sedangkan debit pembanding adalah data debit pos AWLR Tarusan. Berdasarkan hasil perbandingan, terlihat pola aliran antara debit hasil transformasi metode F.J. Mock membentuk pola yang berbeda dengan debit pengamatan pada pos AWLR Tarusan. Persentase selisih debit hasil transformasi dengan debit pengamatan mencapai lebih dari 100%. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa debit hasil transformasi dengan metode F.J. Mock pada DAS Tarusan tidak mengekspresikan nilai debit yang sebenarnya.