Hikhmadhan Gultaf
PT. ETTI (PT. Exploration Think Tank Indonesia)

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemodelan Konfigurasi Batuan Dasar Dan Struktur Geologi Bawah Permukaan Menggunakan Data Anomali Gravitasi Di Daerah Pacitan – Arjosari – Tegalombo, Jawa Timur Indrianti, Yesika Wahyu; Susilo, Adi; Gultaf, Hikhmadhan
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian geofisika telah dilakukan dengan metode gravitasi yang meliputi wilayah Kabupaten Pacitan, kecamatan Arjosari dan Tegalombo. Data anomali gravitasi yang digunakan adalah data sekunder hasil digitasi peta Anomali Bouguer lembar Pacitan, Jawa yang disusun oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Bandung. Dalam penelitian ini ditunjukkan secara lebih jelas mengenai kondisi geologi bawah permukaan dan konfigurasi batuan dasarnya (basement). Data anomali hasil digitasi digabungkan dengan data topografi. Data topografi diperoleh dari http://topex.ucsd.edu yang telah tergrid setiap 1 menit. Ukuran dan spasi grid data anomali Bouguer dan topografi dibuat sama dengan ukuran grid 64 x 100  serta spasi grid 555 meter untuk dibawa ke dalam proses reduksi bidang datar dengan menggunakan metode sumber ekuivalen titik massa. Pemisahan anomali regional dan residual dilakukan dengan menggunakan metode moving average dengan lebar window yang digunakan 21x21. Pemodelan bawah permukaan diperoleh dari membuat lintasan sebanyak 13 lintasan. Hasil pemodelan menunjukkan terdapat 2 orientasi sesar yang mengarah dari timur laut-barat daya dan barat laut-tenggara. Gambaran mengenai sesar Grendulu yaitu sesar yang tampak di permukaan dan melewati daerah penelitian (Pacitan, Arjosari dan Tegalombo) sampai di lapisan batuan dasar dengan arah orientasi barat daya-timur laut. Densitas lapisan batuan dasar sebesar 2,81 gr/cm3 yang diperoleh dari nilai kontras batuan pada pemodelan. Pada penelitian ini lapisan batuan dasar mencapai kedalaman 2 km  hingga 3,7 km.
ANALISIS HIPSOMETRI DI ZONA SESAR SEMANGKO, LAMPUNG BARAT Gultaf, Hikhmadhan
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i3.463

Abstract

Sesar Semangko merupakan salah satu segmen dari Sesar Sumatra yang terletak di Lampung Barat dengan panjang 65 km, membentang dari Teluk Semangko hingga Lembah Suoh. Sesar ini adalah sesar aktif, sebagaimana ditunjukkan oleh beberapa kejadian gempa dengan magnitudo Mw < 6,5. Selain kondisi litologi, keberadaan dan pergerakan Sesar Semangko memengaruhi kondisi geomorfologi di area penelitian. Seberapa tinggi tingkat keaktifan Zona Sesar Semangko mempengaruhi geomorfologi dapat diketahui melalui analisis morfometri. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat aktivitas tektonik di Zona Sesar Semangko. Parameter geomorfometri yang digunakan adalah kurva hipsometrik (HC) dan integral hipsometrik (HI). Data yang digunakan dalam perhitungan HC dan HI adalah 266 SubDAS (Daerah Aliran Sungai) di Zona Sesar Semangko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata SubDAS berada pada tahap dewasa (mature stage) berdasarkan kurva hipsometrik. Sebanyak 196 SubDAS memiliki nilai HI antara 0,4 dan 0,5, yang menunjukkan aktivitas tektonik aktif, sedangkan 74 SubDAS memiliki nilai HI ≥ 0,5. Adapun nilai rata-rata HI adalah 0,5. Hal ini mengindikasikan aktivitas tektonik yang lebih aktif. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa Zona Sesar Semangko berada dalam kondisi tektonik aktif hingga lebih aktif, menunjukkan adanya potensi risiko tektonik yang signifikan di wilayah tersebut.
Hypsometric Analysis and Tectonic Activity Evaluation in the Semangko Fault Zone: A Literature Review Gultaf, Hikhmadhan
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 3 No. 1 (2023): November - April
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v3i1.765

Abstract

This comprehensive review synthesizes and analyzes current literature on hypsometric analysis and its application in evaluating tectonic activity within the Semangko Fault Zone, a critical segment of the Sumatran Fault system. The study examines how hypsometric curves (HC) and hypsometric integrals (HI) serve as quantitative indicators of landscape evolution and tectonic deformation. By critically analyzing existing research, this review highlights the strong correlation between high HI values and areas of active tectonic uplift within the fault zone. The paper also explores the integration of hypsometric analysis with other geomorphic indices and its potential in seismic hazard assessment. Our findings underscore the significance of hypsometric analysis as a valuable tool in understanding the complex tectonic processes shaping the Semangko Fault Zone and its implications for regional seismic risk evaluation and land-use planning.