Entang Sastraatmadja
Ketua Harian DPD HKTI Jawa Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN MODEL RENCANA INDUK PEMBANGUNAN BIDANG KETAHANAN PANGAN DI KOTA BANDUNG Roni Kastaman; Entang Sastraatmadja; Asep Dedi Sutrisno
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 7, No 3 (2013)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9656.335 KB)

Abstract

Empat indikator yang menunjukkan ukuran aspek ketahanan pangan, yaitu: 1. Ketersediaan; 2. akses; 3. pemanfaatan dan mutu; 4. kelembagaan dan regulasi pangan  sering berbeda-beda di tiap daerah. Untuk mengatasi hal itu pada bulan Mei – Oktober 2012 telah dilakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui teknik pemodelan sistem untuk mengukur kondisi ketahanan pangan di suatu daerah. Pada penelitian ini Kota Bandung, yang belum memiliki konsep rencana induk pembangunan ketahanan pangandiamati sebagai lokasi studi. Alat bantu analisis yang digunakan untuk memetakan kondisi dan strategi ketahanan pangan adalah analisis SWOT. Di sini diuji-cobakan model rancangan rencana induk ketahanan pangan dengan menggunakan model acuan kriteria ketahanan pangan dengan ke-empat aspek di atas. Untuk kriteria  aspek ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan kelembagaan pangan diamati berturut-turut dengan menggunakan 27, 11, 12, dan 6 indikator ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan ketahanan pangan kota Bandung pada tahun 2012 berturut-turut untuk aspek ketersediaan, akses, pemanfaatan dan mutu pangan dalam kondisi cukup memadai,  Sedang untuk aspek kelembagaan dan regulasi pangan dalam kondisi kurang memadai. Dengan menggunakan model rancangan yang telah diujicobakan dapat dibuat strategi, arah kebijakan, program dan kegiatan yang dapat diimplementasikan untuk perencanaan pembangunan ketahanan pangan minimal untuk jangka 5 tahun ke depan. Kata kunci: analisis SWOT, empat kriteria aspek ketahanan pangan, indikator ukur